Press-release

PT Pupuk Iskandar Muda Perkuat Implementasi Governance, Risk, and Compliance (GRC) Berbasis Digital untuk Dukung Bisnis Berkelanjutan

PT Pupuk Iskandar Muda Perkuat Implementasi Governance, Risk, and Compliance (GRC) Berbasis Digital untuk Dukung Bisnis Berkelanjutan

Aceh Utara – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero), terus memperkuat implementasi Governance, Risk, and Compliance (GRC) sebagai fondasi dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik, meningkatkan daya saing, serta mendukung bisnis yang berkelanjutan.

Komitmen tersebut sejalan dengan visi perusahaan menjadi perusahaan yang berdaya saing tinggi di bidang solusi agro dan bahan kimia industri, serta misi untuk memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan melalui penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan berwawasan lingkungan.

Direktur Manajemen Risiko PT Pupuk Iskandar Muda, Maimun, mengatakan bahwa implementasi GRC di PIM tidak hanya berorientasi pada pemenuhan aspek kepatuhan, tetapi telah menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menciptakan nilai tambah dan menjaga keberlangsungan usaha.

"Kami memandang GRC bukan sekadar kewajiban kepatuhan, melainkan fondasi dalam pengambilan keputusan, efisiensi operasional, serta menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan," ujar Maimun.

Dalam memperkuat penerapan GRC, PIM mengembangkan kerangka kerja yang terintegrasi melalui penguatan tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan dengan mengedepankan pengawasan kepemimpinan, mitigasi ancaman, serta kepatuhan terhadap regulasi hukum. Pendekatan ini mendukung terciptanya proses bisnis yang lebih aman, transparan, efektif, dan akuntabel.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap aspek keberlanjutan (Environmental, Social, and Governance atau ESG), PIM juga telah menyusun Task Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD) yang memuat pemetaan risiko keuangan akibat perubahan iklim. Laporan tersebut menjadi salah satu instrumen perusahaan dalam mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam pengelolaan risiko dan pengambilan keputusan strategis.

Di tengah tantangan industri, seperti keterbatasan pasokan gas alam, fluktuasi harga bahan baku, perubahan kebijakan subsidi pupuk, hingga target nasional Net Zero Emission 2060, PIM terus memperkuat sistem manajemen risiko melalui penerapan model Three Lines of Defense. Model ini melibatkan unit operasional sebagai lini pertama, fungsi manajemen risiko dan kepatuhan sebagai lini kedua, serta Satuan Pengawasan Intern (SPI) sebagai lini ketiga.

Transformasi digital juga menjadi bagian penting dalam penguatan implementasi GRC. Sejak Maret 2026, PIM mengimplementasikan aplikasi SENTRA sebagai platform terintegrasi untuk pengelolaan risiko perusahaan. Melalui aplikasi ini, perusahaan dapat melakukan pemantauan Key Risk Indicator (KRI), penyusunan profil risiko, hingga sistem peringatan dini terhadap potensi pelanggaran batas risiko secara lebih cepat dan akurat.

"Digitalisasi pelaporan risiko melalui SENTRA memungkinkan perusahaan melakukan analisis risiko secara real-time, meningkatkan efisiensi operasional, sekaligus memperkuat budaya kepatuhan," jelas Maimun.

Komitmen terhadap keberlanjutan juga tercermin dari peningkatan kinerja ESG perusahaan. Berdasarkan penilaian S&P Global, skor ESG PIM meningkat dari 49% pada 2024 menjadi 68% pada 2025, sekaligus menempatkan perusahaan sebagai peraih skor ESG tertinggi kedua di lingkungan Grup Pupuk Indonesia. PIM menargetkan peningkatan skor ESG menjadi 70% pada 2026 sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja keberlanjutan.

Penguatan tata kelola tersebut turut memberikan dampak positif terhadap kinerja perusahaan. Sepanjang 2025, produksi meningkat dari 732 ribu ton menjadi 765 ribu ton, sementara volume penjualan tumbuh 32% menjadi 910 ribu ton. Laba bersih perusahaan juga meningkat lebih dari dua kali lipat, dari Rp159 miliar pada 2024 menjadi Rp323 miliar pada 2025.

Di bidang kepatuhan, PIM berhasil mempertahankan capaian zero major findings dari regulator maupun auditor eksternal selama dua tahun berturut-turut pada aspek kepatuhan, kesehatan dan keselamatan kerja (HSE), serta keuangan. Selain itu, perusahaan mampu mengaktifkan Business Continuity Management System (BCMS) dalam waktu kurang dari 24 jam saat menghadapi bencana banjir bandang, sebagai bukti kesiapan perusahaan dalam menjaga keberlangsungan operasional.

Upaya peningkatan kematangan manajemen risiko juga terus menunjukkan hasil positif. Nilai Risk Maturity Index (RMI) PIM meningkat dari 2,5 pada 2023 menjadi 3,0 pada 2025. Ke depan, perusahaan menargetkan peningkatan indeks tersebut secara berkelanjutan hingga 2030 sebagai bagian dari transformasi tata kelola perusahaan yang adaptif, tangguh, dan berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang.

Komitmen penguatan implementasi GRC tersebut turut dipaparkan PT Pupuk Iskandar Muda dalam sesi presentasi pada ajang TOP GRC Awards 2026 dengan mengusung tema "Maturity Stages of Intelligent GRC for Sustainability", yang selaras dengan tema penyelenggaraan tahun ini, "Sustainability by Design: A Journey Through Intelligent GRC". Melalui forum tersebut, PIM berbagi praktik terbaik perusahaan dalam mengintegrasikan tata kelola, manajemen risiko, kepatuhan, digitalisasi, dan keberlanjutan sebagai bagian dari transformasi bisnis perusahaan.

PIM Gelar Khitanan Massal untuk Anak-anak di Desa Lingkungan Perusahaan

PIM Gelar Khitanan Massal untuk Anak-anak di Desa Lingkungan Perusahaan

Aceh Utara - PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) kembali melaksanakan kegiatan Khitanan Massal (Sunat Rasul) bagi anak-anak di lingkungan perusahaan, Kamis, 18 Juni 2026.

Kegiatan ini merupakan wujud komitmen PIM dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sekitar melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di bidang kesehatan. Pada tahun 2026, kegiatan khitanan massal mengusung tema “Menyempurnakan Fitrah, Mewujudkan Generasi Shalih.”

Penyelenggaraan kegiatan ini bekerja sama dengan PIKA PIM dan Rumah Sakit Prima Inti Medika sebagai pelaksana medis. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Aceh Utara, Muspika Dewantara, Puskesmas Dewantara, serta para geuchik di desa lingkungan perusahaan.

Sebanyak 80 anak dari desa-desa di lingkungan perusahaan mengikuti kegiatan khitanan massal yang dilaksanakan di Rumah Sakit Prima Inti Medika.

Sekretaris Perusahaan PT PIM, Syahrul Kamal, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan khitanan massal ini bertujuan memberikan manfaat layanan kesehatan sekaligus membantu meringankan beban biaya masyarakat, khususnya bagi keluarga yang akan melaksanakan khitan bagi putra-putranya.

“Melalui kegiatan ini, PIM ingin hadir memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. Selain membantu meringankan beban biaya keluarga, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat sekitar,” ujar Syahrul.

Mewakili Manajemen PT PIM, Syahrul juga menyampaikan bahwa khitanan massal dengan tema “Menyempurnakan Fitrah, Mewujudkan Generasi Shalih” tidak hanya memiliki nilai kesehatan dan sosial, tetapi juga menjadi bagian dari penerapan nilai-nilai keislaman.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi ikhtiar bersama dalam mempersiapkan generasi muda yang sehat, islami, berakhlak mulia, dan memiliki karakter yang kuat,” tambahnya.

Melalui program ini, PIM menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program TJSL yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar perusahaan. Ke depan, PIM akan terus memperkuat pelaksanaan program sosial, kesehatan, pendidikan, keagamaan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

 

 

PIM Raih TOP CSR Awards 2026 Star 5, Bukti Komitmen CSR Berkelanjutan dan Berdampak

PIM Raih TOP CSR Awards 2026 Star 5, Bukti Komitmen CSR Berkelanjutan dan Berdampak

Jakarta – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang TOP CSR Awards 2026 yang digelar di Hotel Raffles Jakarta, Senin, 25 Mei 2026.

Dalam ajang bergengsi tersebut, PIM berhasil meraih penghargaan TOP CSR Awards 2026 Corporate Level – Star 5. Selain itu, Direktur Utama PT Pupuk Iskandar Muda, Filius Yuliandi, juga mendapatkan penghargaan TOP Leader on CSR Commitment 2026 atas komitmen kepemimpinan dalam mendorong pelaksanaan program CSR/TJSL yang berkelanjutan dan berdampak bagi masyarakat.

Penghargaan tersebut diterima oleh Kepala Perwakilan Kantor Jakarta PT PIM, Muhammad Taufan Syahqran Zazil, mewakili manajemen PT Pupuk Iskandar Muda.

Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen PIM dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan yang tidak hanya bersifat bantuan, tetapi juga berorientasi pada keberlanjutan, kemandirian, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta dukungan terhadap pembangunan nasional.

Direktur Utama PT Pupuk Iskandar Muda, Filius Yuliandi, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh insan PIM dalam menghadirkan program CSR/TJSL yang terarah, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi PIM untuk terus memperkuat program CSR/TJSL yang berkelanjutan dan berdampak. Kami ingin keberadaan PIM tidak hanya dirasakan melalui peran perusahaan dalam mendukung ketahanan pangan nasional, tetapi juga melalui kontribusi nyata bagi masyarakat, lingkungan, dan pembangunan daerah,” ujar Filius.

Ia menambahkan, PIM akan terus menjaga komitmen dalam menjalankan program-program sosial yang selaras dengan prinsip keberlanjutan dan kebutuhan masyarakat. Berbagai program yang dijalankan perusahaan mencakup bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, keagamaan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia.

“PIM percaya bahwa keberlanjutan perusahaan harus berjalan seiring dengan keberlanjutan sosial dan lingkungan. Karena itu, program CSR/TJSL yang kami jalankan terus diarahkan agar mampu menciptakan nilai tambah, mendorong kemandirian, dan memberikan dampak jangka panjang,” tambahnya.

Melalui berbagai program sosial, pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat, PIM terus menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan. Program-program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar wilayah operasional, sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional.

Pencapaian pada TOP CSR Awards 2026 ini juga menjadi energi baru bagi PIM untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan CSR/TJSL secara inovatif, kolaboratif, dan akuntabel. Dengan semangat tersebut, PIM berkomitmen untuk terus tumbuh bersama masyarakat, terbang tinggi menggapai prestasi, mengarungi samudera Nusantara tercinta, serta mengawal kesejahteraan bangsa melalui kontribusi yang berkelanjutan.

Sebagai bagian dari Pupuk Indonesia Group, PIM akan terus memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui produksi dan distribusi pupuk, serta melanjutkan komitmen sosial perusahaan untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan.

PIM Raih Four Star ICC-OSH 2026 melalui Inovasi SI CARE

PIM Raih Four Star ICC-OSH 2026 melalui Inovasi SI CARE

Aceh Utara – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Indonesia Conference & Competition – Occupational Safety and Health (ICC-OSH) 2026 yang diselenggarakan di Yogyakarta pada 19–21 Mei 2026.

Pada ajang tersebut, Tim Observer PT PIM berhasil meraih predikat Four Star melalui inovasi SI CARE atau Screening, Integration, Check, Awareness, Reminder, Evaluation. Inovasi ini dihadirkan sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat fit to work assurance serta mendukung pengendalian risiko operasional secara lebih efektif dan terintegrasi.

Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen PIM dalam membangun budaya kerja yang unggul, inovatif, serta berorientasi pada aspek Keamanan, Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) secara berkelanjutan. Sebagai perusahaan yang bergerak di industri pupuk dan petrokimia, PIM menempatkan keselamatan kerja sebagai prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional.

Melalui implementasi SI CARE, proses pemantauan kondisi pekerja dapat dilakukan secara lebih sistematis, efektif, dan terintegrasi. Sistem ini mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat dalam memastikan pekerja berada pada kondisi layak kerja atau fit to work sebelum memasuki area operasional perusahaan.

VP K3LH PIM, Usman menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Keberhasilan ini merupakan hasil dari kolaborasi, dedikasi, serta semangat inovasi seluruh tim dalam menghadirkan solusi yang berdampak terhadap peningkatan keselamatan, kesehatan, dan produktivitas kerja.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi PIM untuk terus memperkuat budaya inovasi dan budaya keselamatan kerja di seluruh lini perusahaan. Melalui SI CARE, kami ingin memastikan bahwa setiap pekerja yang memasuki area operasional berada dalam kondisi layak kerja, sehingga risiko dapat dikendalikan sejak awal,” ujar Usman.

Lebih lanjut, PIM menilai bahwa inovasi di bidang K3L tidak hanya berperan dalam menjaga keselamatan pekerja, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung keandalan operasional perusahaan. Dengan sistem pemantauan yang lebih baik, perusahaan dapat meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat pencegahan risiko, dan menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, serta produktif.

Keberhasilan Tim Observer PT PIM pada ICC-OSH 2026 juga menjadi wujud nyata kontribusi insan perusahaan dalam menghadirkan perbaikan berkelanjutan. Semangat inovasi tersebut diharapkan dapat terus tumbuh menjadi kekuatan bersama dalam menghadapi tantangan operasional dan memperkuat daya saing perusahaan.

PIM menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh tim inovasi atas kerja keras, dedikasi, serta kontribusi yang telah diberikan. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh insan PIM untuk terus menciptakan ide-ide baru yang memberikan nilai tambah bagi perusahaan, pekerja, dan lingkungan kerja.

Sebagai bagian dari Pupuk Indonesia Group, PIM berkomitmen untuk terus menjalankan operasional perusahaan secara aman, andal, efisien, inovatif, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional melalui penyediaan pupuk bagi petani Indonesia.

PT PIM Gelar Seminar Hukum Bersama Kejaksaan Tinggi Aceh untuk Perkuat Tata Kelola Perusahaan

PT PIM Gelar Seminar Hukum Bersama Kejaksaan Tinggi Aceh untuk Perkuat Tata Kelola Perusahaan

Aceh Utara – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) terus memperkuat komitmen dalam membangun budaya kerja yang bersih, berintegritas, dan berlandaskan prinsip Good Corporate Governance (GCG) melalui penyelenggaraan Seminar Hukum dalam Rangka Upaya Pencegahan Korupsi, Selasa, 12 Mei 2026, bertempat di lingkungan PT Pupuk Iskandar Muda, Krueng Geukueh, Kabupaten Aceh Utara.

Seminar ini diselenggarakan sebagai bentuk edukasi kepada insan perusahaan terkait implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Baru, khususnya dalam upaya meningkatkan pemahaman hukum, mencegah tindak pidana korupsi, memperkuat budaya antikorupsi, serta mendukung peningkatan tata kelola perusahaan yang baik.

Kegiatan tersebut menghadirkan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Dr. Erry Pudyanto M., S.H., M.H., sebagai narasumber. Peserta seminar terdiri dari para pejabat eselon I, II, dan III di lingkungan PT PIM.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama PT PIM, Filius Yuliandi; Direktur Operasi & Produksi, Zulyan Imansyah; Direktur Keuangan & Umum, Koko Sudiro; serta Direktur Manajemen Risiko, Maimun.

Sementara itu, dari Kejaksaan Tinggi Aceh turut hadir Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Aceh, Nilawati, S.H., M.H.; Kepala Seksi Pertimbangan Hukum, Umar Assegaf, S.H., M.H.; Kepala Seksi Perdata, Muhammad Azril, S.H., M.H.; serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri Lhokseumawe.

Dalam pemaparannya, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh menyampaikan pentingnya pemahaman terhadap penerapan KUHP Baru, terutama dalam aspek pencegahan tindak pidana korupsi di lingkungan korporasi. Ia menekankan bahwa setiap insan perusahaan perlu menjunjung tinggi integritas, kehati-hatian, dan kepatuhan hukum dalam menjalankan tugas serta tanggung jawabnya.

Menurutnya, penerapan tata kelola perusahaan yang baik menjadi salah satu fondasi penting dalam mencegah tindakan yang berpotensi menimbulkan pelanggaran hukum, termasuk tindak pidana korupsi di lingkungan perusahaan. Dengan pemahaman hukum yang baik, perusahaan diharapkan mampu meminimalkan risiko hukum serta memperkuat budaya kerja yang profesional dan akuntabel.

Hubungan sinergis antara PT Pupuk Iskandar Muda dan Kejaksaan Tinggi Aceh selama ini telah terjalin dengan baik melalui koordinasi, konsultasi hukum, serta kerja sama yang mendukung terciptanya tata kelola perusahaan yang berasaskan ketaatan hukum, nilai integritas, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Melalui seminar hukum ini, PIM berharap seluruh insan perusahaan semakin memahami pentingnya integritas dalam setiap aktivitas korporasi. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang profesional, transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi dan pelanggaran hukum lainnya.

Sebagai perusahaan yang memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional, PIM berkomitmen untuk terus memperkuat penerapan GCG, manajemen risiko, dan kepatuhan hukum sebagai fondasi dalam menjalankan operasional perusahaan yang aman, andal, dan berkelanjutan.

 

Insan PIM Raih 4 Kemenangan di Pupuk Indonesia Group Flash Talk Competition

Insan PIM Raih 4 Kemenangan di Pupuk Indonesia Group Flash Talk Competition

Jakarta - Insan Pupuk Iskandar Muda (PIM) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Pupuk Indonesia Group Flash Talk Competition. Pada kompetisi yang memasuki Final Round pada 7 Mei 2026 di Gedung Kemanggisan, PT Pupuk Indonesia (Persero), Jakarta, sebanyak 6 Insan PIM berhasil masuk dalam jajaran Top 30 peserta terbaik dari seluruh peserta di lingkungan Pupuk Indonesia Group, dengan 4 di antaranya berhasil meraih juara pada berbagai kategori perlombaan.

Pada Tema 1: Pupuk Indonesia’s Role in National Food Security, Rohaya berhasil meraih Juara 1, sementara As Shifa Salsabil meraih Juara 3. Selain itu, Wahyu Hidayat dan Farhan Herman juga berhasil masuk dalam jajaran Top 10 terbaik.

Prestasi lainnya diraih Teuku Ikhsanul Sabri yang memperoleh Juara 3 pada Tema 2: Pupuk Indonesia’s Role in Enhancing Sustainability. Sementara itu, pada Tema 3: Pupuk Indonesia’s Role in Industrial Downstreaming, M Riansyah berhasil meraih Juara 2.

Pupuk Indonesia Group Flash Talk Competition merupakan ajang yang menguji kemampuan presentasi dalam bahasa Inggris, sekaligus menjadi wadah bagi peserta untuk menyampaikan ide dan wawasan terkait peran Pupuk Indonesia dalam mendukung ketahanan pangan nasional, keberlanjutan, serta pengembangan industri hilir.

Prestasi ini menjadi bukti kompetensi, kemampuan komunikasi, serta semangat Insan PIM untuk terus berkembang, berinovasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan maupun negeri.

Selamat kepada seluruh Insan PIM atas pencapaian yang diraih. Terus menginspirasi, berprestasi, dan tumbuh bersama dalam mendukung ketahanan pangan Indonesia.

Kantor Pusat :

Jl. Medan - Banda Aceh
(Kawasan Ekonomi Khusus Arun Lhokseumawe)
Desa/Kelurahan Tambon Baroh
Kec. Dewantara, Kab. Aceh Utara
Provinsi Aceh
Kode Pos : 24354; Telp (62-645) 56222

Layanan Pelanggan PT Pupuk Indonesia :
Kantor Perwakilan :
Jl. Bangka Raya No. 107, PO. Box 4177
Jakarta, Indonesia
Telp (62-21) 71793227; Fax (62-21) 7179096;