PIM Raih Penghargaan dari BKKBN Aceh, Perkuat Komitmen terhadap Tumbuh Kembang Anak

PIM Raih Penghargaan dari BKKBN Aceh, Perkuat Komitmen terhadap Tumbuh Kembang Anak

Banda Aceh, 16 April 2026 – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) kembali menorehkan prestasi melalui penghargaan yang diberikan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Aceh atas komitmen perusahaan dalam mengelola program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh, Safrina Salim, dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Hermes, Banda Aceh.

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya PIM dalam menghadirkan lingkungan pengasuhan anak yang aman, nyaman, dan berkualitas, sekaligus mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Melalui program TAMASYA, PIM tidak hanya menyediakan fasilitas pengasuhan anak, tetapi juga memperkuat kapasitas para pengasuh melalui pembinaan, pelatihan, serta peningkatan kompetensi.

Kegiatan penyerahan penghargaan tersebut mengusung tema “Penguatan Kelembagaan dan Transformasi Kemendukbangga dalam Mendukung Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045 dan Aceh Bereh.” Tema ini selaras dengan komitmen PIM untuk turut mendukung pembangunan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Manajemen PT PIM menyampaikan bahwa penghargaan dari BKKBN Aceh tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus memperkuat program yang berpihak pada keluarga, perempuan pekerja, dan anak.

“PIM meyakini bahwa tumbuh kembang anak merupakan bagian penting dalam membangun masa depan bangsa. Melalui program TAMASYA, kami ingin menghadirkan ruang pengasuhan yang aman, penuh kasih, dan berkualitas bagi anak-anak, sekaligus mendukung produktivitas pekerja, khususnya perempuan, dalam menjalankan peran sebagai profesional dan orang tua,” ujar VP TJSL, Heri Afriadi Aka.

Program TAMASYA PIM dirancang dengan sistem pengasuhan yang terintegrasi, tersertifikasi, dan berbasis kurikulum. Pendekatan ini diharapkan mampu memberikan pengalaman pengasuhan yang lebih terarah, sekaligus memastikan anak-anak memperoleh stimulasi, perhatian, dan pendampingan sesuai kebutuhan tumbuh kembangnya.

PIM memandang bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja operasional, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan ekosistem kerja yang mendukung keseimbangan antara pekerjaan dan keluarga. Kehadiran fasilitas pengasuhan anak menjadi salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan pekerja serta masa depan generasi penerus.

“Setiap anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan penuh kasih. Karena itu, sinergi antara keluarga, perusahaan, dan negara menjadi sangat penting untuk memastikan anak-anak mendapatkan dukungan terbaik sejak usia dini,” tambahnya.

Melalui penghargaan ini, PIM menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat program-program yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup insan perusahaan dan masyarakat. Program TAMASYA menjadi bagian dari upaya PIM dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, ramah keluarga, dan berorientasi pada keberlanjutan sumber daya manusia.

Sebagai bagian dari Pupuk Indonesia Group, PIM akan terus mendukung program pemerintah dalam membangun generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045. Komitmen tersebut diwujudkan tidak hanya melalui operasional perusahaan yang aman dan andal, tetapi juga melalui program sosial, pendidikan, kesehatan, serta pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan.