PIM Perkuat Pemberdayaan Perempuan melalui Pelatihan Menjahit

PIM Perkuat Pemberdayaan Perempuan melalui Pelatihan Menjahit

Aceh Utara – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, PIM bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Desain Mode & Tekstil Ashabul Yamin Al Aziziyah menggelar Pelatihan Menjahit bagi pemudi wilayah binaan perusahaan.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi di Ruang Rapat Melati, Kantor Pusat PT PIM, Rabu, 6 Agustus 2025. Program ini diikuti oleh 17 peserta perempuan yang akan mendapatkan pelatihan selama satu bulan penuh sebagai bekal keterampilan produktif untuk memasuki dunia kerja maupun merintis usaha mandiri.

PIM memandang pelatihan menjahit sebagai salah satu upaya strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya perempuan usia produktif di sekitar wilayah operasional perusahaan. Melalui keterampilan menjahit, para peserta diharapkan mampu menciptakan peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan keluarga, serta menjadi bagian dari penggerak ekonomi lokal.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Penanaman Modal, Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Aceh Utara, Nyak Tiari, Camat Dewantara Munawir, Ketua BLKK YPI Ashabul Yamin Al Aziziyah Tgk. Armia, Ketua Karang Taruna Kecamatan Dewantara Safrizal, serta perwakilan lembaga terkait.

Mewakili manajemen PT PIM, Pgs. Vice President TJSL PT PIM, Jufri, S.Kom., menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan program TJSL yang berdampak langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Pelatihan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan para peserta, tetapi juga membuka peluang kerja dan usaha baru bagi masyarakat lingkungan, terutama kalangan usia produktif,” ujar Jufri.

Menurut Jufri, pelatihan menjahit ini merupakan bagian dari rangkaian program pendidikan vokasi PIM melalui Youth Entrepreneurship (YES) yang telah dijalankan sejak 2021. Program tersebut menyasar pemuda-pemudi di lingkungan perusahaan agar memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja maupun peluang wirausaha.

“Sejak 2021, PIM telah meluncurkan program pendidikan vokasi Youth Entrepreneurship atau YES. Berbagai pelatihan keterampilan telah dilakukan, seperti teknisi AC, barista, welder, tata boga, barbershop, teknisi listrik dan panel surya, perbengkelan motor injeksi, hingga desain grafis dan fotografi. Harapannya, para penerima manfaat memiliki daya saing, baik di dunia kerja maupun dalam membangun kemandirian usaha,” tambahnya.

Jufri juga menegaskan bahwa keberhasilan program pemberdayaan tidak terlepas dari dukungan berbagai stakeholder. Karena itu, PIM terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga pelatihan, komunitas, dan masyarakat agar program TJSL yang dijalankan semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Aceh Utara, Nyak Tiari, mengapresiasi kolaborasi PIM bersama BLKK Ashabul Yamin dalam membuka ruang peningkatan kapasitas bagi masyarakat. Ia berharap pelatihan ini dapat berkontribusi dalam menekan angka pengangguran serta menciptakan lapangan kerja baru di Aceh Utara.

Ketua BLKK YPI Ashabul Yamin Al Aziziyah, Tgk. Armia, juga menyampaikan apresiasi atas kepedulian PIM terhadap pengembangan keterampilan masyarakat. Menurutnya, BLKK Ashabul Yamin telah melahirkan banyak alumni yang kompeten dan berhasil di berbagai bidang, sehingga para peserta diharapkan dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh hingga selesai.

Camat Dewantara, Munawir, turut menyebut pelatihan ini sebagai bentuk nyata kepedulian PIM dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Ia berpesan agar peserta tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut karena keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal berharga untuk masa depan.

Melalui pelatihan menjahit ini, PIM berharap para peserta dapat mengembangkan keterampilan secara konsisten, membangun kepercayaan diri, serta mampu mengubah kemampuan yang diperoleh menjadi peluang ekonomi yang produktif. Program ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendorong pertumbuhan wirausaha baru di desa-desa sekitar wilayah operasional.

Sebagai bagian dari Pupuk Indonesia Group, PIM akan terus memperkuat pelaksanaan program TJSL yang berorientasi pada pemberdayaan, peningkatan kapasitas masyarakat, dan pengembangan potensi lokal. Perusahaan meyakini bahwa keterampilan yang tepat dapat menjadi pintu masuk menuju kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat yang lebih berkelanjutan.