How To Be a Professional Master of Ceremony – Part 1

Master of Ceremonyyang biasa disingkat dengan MC atau yang sering dikenal dengan sebutan pembawa acara merupakan sebuah profesi yang sangat menjanjikan. Hal ini dikarenakan MC banyak dibutuhkan dalam berbagai kesempatan dan acara, baik formal maupun informal, baik di lingkungan yang sederhana maupun pada even-even terkemuka di dunia. Mengenal lebih banyak pemateri/nara sumber dan audience yang hebat merupakan hadiah yang tak ternilai bagi seorang MC.  Menurut sebuah referensi Hand Book Secretarial Management Program dari Golden Bridge Institute  menyebutkan, “MC is aperson who conducts events, as at a formal occasion, acting as host, making the welcoming speechand introducing the speakers or performers”. MC adalah seseorang yang melakukan kegiatan, seperti pada kesempatan formal, bertindak sebagai tuan rumah, membuat pidato menyambut dan memperkenalkan speaker atau pemain.

Di dunia entertaiment, kini MC sering disebut dengan istilah host, sebutan ini dipakai agar mencerminkan tuan rumah yang sesungguhnya, yang membawa rasa keakraban, kekeluargaan, santai, dan ramah terhadap tamu yang diundang dalam acara. Pada dasaranya MC merupakan seorang yang profesional dan master atas sebuah acara. Seorang MC harus mampu membawa acara menjadi miliknya dan mengarahkan seluruh audiencenya untuk mengikuti seluruh tertib acara yang telah disusun. Sehingga keberhasilan sebuah acara menjadi tanggung jawab seorang MC. Tentu ini bukanlah hal yang mudah. Tugas yang diemban seorang MC sangatlah besar, sukses atau tidaknya sebuah acara ada di tangan MC. Seorang MC yang profesional akan mampu membawa acara berjalan baik walaupun pada saat acara berlangsung tertib acaranya sudah tidak sesuai dengan dengan rencana awal. Disinilah kreatifitas seorang MC dipertaruhkan. Sehingga tidak salah bila MC bisa juga disebut sebagai EO atau Event Organizer, karena dialah yang mengatur seluruh acara.

If you think you can, YOU CAN.

And if you think you can’t, you are right.

If you say, I CAN, you will

If you say, I cannot, you will never

Berfikir positif terhadap kemampuan diri merupakan hal yang penting untuk menciptakan rasa percaya diri, karena percaya diri adalah modal awal bagi seorang MC. Walaupun banyak sekali hal-hal penting lain yang mendukung keberhasilan seorang MC, misalnya penggunaan bahasa yang baik, etika, pemahaman bahasa tubuh, penguasaan panggung, penguasaan materi acara dan sebagainya. Bagaimana menjadi seorang MC yang profesional? Bagaimana etika komunikasi seorang MC? Hal – hal apa sajakah yang perlu disiapkan oleh MC untuk sebuah acara? Berikut akan kita kupas rahasianya.

Build Your Confidence!

Percaya diri merupakan hal yang utama dan sangat penting bagi seorang MC. Seorang MC semestinya harus mengetahui kekuatan yang dimiliknya, untuk itu sebelum menjadi seorang MC ada baiknya kita mengenal lebih detail tentang diri kita sendiri sehingga dapat membangun rasa percaya diri tersebut. Silakan identifikasi diri kamu sekarang! Apa sih Passion kamu, Dream (Personal Vision) kamu, kenali Image (Personal Branding) kamu, yaitu apa yang orang lain katakan bila mereka melihat kamu,  Communication your self with your best look, Nobody’s perfect but we could learn from the imperfect : sampaikan seluruh kekuatan kamu dalam tampilan yang terbaik, walaupun kita ketahui tidak seorang pun di dunia ini sempurna kecuali Allah SWT semata, namun itu tidak menjadi suatu alasan bagi kita untuk malu atau rendah diri, kita bisa belajar lebih baik lagi dari ketidaksempurnaan yang kita miliki untuk diminimalisir, bukankah Allah telah melahirkan kepercayaan diri kepada kita dengan menjadikan makhluk yang paling sempurna diantara makhluk ciptaan Tuhan lainnya, sehingga kita fokus akan kekuatan yang kita punya. Hilangkan fikiran negatif, abaikan kritikan yang menjatuhkan, singkirkan keraguan, dan buang jauh-jauh ketakutan yang menyebabkan rasa percaya diri itu menurun. Yakinlah bahwa “You think you can, You know you can”. Bila kita sudah mengetahui kekuatan diri kita sendiri, maka sangat mudah untuk menumbuhkan dan meningkatkan rasa percaya diri itu. Banggalah pada diri sendiri!

Improve Your Personal Grooming!

Selain percaya diri, personalityjuga menjadi hal yang sangat penting bagi seorang MC. Personality bisa dibangun baik dari internal maupun eksternal. Membangun personality secara internal bisa dilakukan dengan cara “Confidence in your image,  Stands your personality, Build positive attitude. Lagi-lagi attituedatau etika menjadi sangat penting dalam membangun personality”. Hal pertama yang menjadi patokan bagi seseorang bila memandang seorang itu baik atau tidak bukanlah hanya dari pakaiannya, kekayaan, status dan jabatannya, melainkan attituedatau etika yang menjadi tolak ukur. Seperti sepenggal lirik lagu menyebutkan “Bukan cantik karena pakaian, tapi cantik karena budi bahasa, bukan indah karena gaya, tapi indah karena budi bahasa”. Ada 3 “E” faktor utama yang membentuk sikap kita yaitu, “Environment, Experience and Education” :Lingkungan, Pengalaman, dan Pendidikan. Itulah faktor yang akan membentuk etika seseorang. Lingkungan yang baik tentunya akan melahirkan sikap yang berbudi, karena penelitian menyebutkan 70% personality seseorang dibangun dari lingkungan. Pengalaman menjadi lahan yang baik bagi penciptaan sebuah etika yang santun. Pendidikan tentu tidak dipungkiri lagi, bahwa dengan pendidikan yang tinggi akan mencerminkan sikap yang beretika. Bukankah Allah telah menjamin bahwa semakin tinggi ilmu seseorang maka semakin tinggi pula derajatnya, karena Allah akan mengangkat derajat setiap orang yang berilmu pengetahuan. Maka pantaslah orang di dunia ini berlomba-lomba untuk mengenyam pendidikan setinggi-tingginya.

Selain membangun personality secara internal, ternyatapersonality eksternal juga menjadi hal yang yang perlu diperhatikan oleh seorang Master of Ceremony. External grooming, dapat diciptakan dari “Abasic career wardrobe, Plan your career wardrobe, Dressing right; dress for business not pleasure, The finishing touch, Do’s & don’ts to survive the formal dress code”. Berpakaian yang baik, tepat, sopan, dan rapi adalah hal yang harus selalu diperhatikan saat kita mengenakan pakaian baik di dunia kerja, pesta, maupun keseharian kita. Pemilihan pakaian yang tepat bukanlah didasarkan dari harga sebuah pakaian namun dari cara kita berpakaian harus disesuaikan pada tempat, kondisi, dan situasi lingkungan tempat kita berada. Seperti pakaian kerja formal umumnya di Indonesia biasa identik dengan baju/kemeja warna putih, celana/rok berwarna hitam, dan jas berwarna hitam. Pada saat kita memandu acara pakailah pakaian sesuai dengan acara yang kita bawakan, apakah itu acara formal atau pun informal. Dress code biasa sudah ditentukan oleh panitia acara dan itu harus dipatuhi oleh seorang MC sehingga penampilannya menjadi maksimal. Hal-hal lain yang perlu diperhatikan saat membawakan acara adalah :

-     Don’t use too much make up and accessories.Hindarilah penggunaan kosmetik dan aksesoris yang berlebihan, karena itu akan membuat mata audience tidak fokus pada apa yang kita sampaikan. Tentu kita tidak ingin mengundang forum di dalam forum hanya untuk membahas tampilan kita yang menor.

-     Wear the outfits that suitable with your body type and skin tone colors. Kenakanlah pakaian  yang sesuai dengan bentuk tubuh dan warna kulit kita. Misalnya hindari pakaian yang berwarna gelap bagi kita yang kulitnya sedikit gelap.

-     Use the right colors.Pilihlah warna yang sesuai dengan tema acara, misalnya warna merah putih pada saat membawa acara bertema Kemerdekaan Indonesia. Pakaian berwarna putih untuk acara bertema Idul Fitri atau Ibadah Haji, Jas hitam untuk acara formal dan lain sebagainya sesuaikan dengan dress code yang ditetapkan panitia.

-     Sincere smile and confident.Senyum yang tulus dan percaya diri harus senantiasa ditampilkan saat membawa acara.

-     Initinya adalah Be comfortable of yourself !Kenyamanan akan membawa aura positif bagi seorang MC, bila kita nyaman, maka audience pun akan menikmatinya, dan acara akan berjalan dengan semestinya.

How To Build The Self Image?

Menjadi seorang MC, banyak hal yang harus diperhatikan untuk tampil maksimal, meski pun itu hal kecil sekalipun, bukankah semua mata tertuju pada mu? Oleh karenanya perhatikanlah hal – hal di bawah ini agar penampilanmu sempurna :

-     Be clean and neat, including your fingernails.Bersih dan rapi  dalam berpakaian termasuk kuku tangan dan kaki.

-     Teeth, shoes, hair and face.Gigi dan sepatu semestinya bersih, rambut ditata dengan cantik dan rapi, dan wajah bersih dan berseri.

-     Conservative two-piece business suit ina basic color.pilihlah setelan jas bisnis warna dasar, misalnya hitam atau abu - abu.

-     Empty pockets-no bulges or tinkling coins/keys, etc.Hindari adanya tonjolan di kantong baju atau celana dan bunyi gemerincing dari koin atau kunci, sehingga mengganngu fokusnya acara.

-     No gum, candy or cigarettes.Jangan mengunyah permen karet ataupun permen dan menghisap rokok saat membawa acara karena hal itu tidak sopan.

-     No visible body piercing (nose, eyebrow, tongue, etc).Jangan menggunakan aksesoris tindik apapun di wajah saat membawa acara.

-     Wear minimum jewelry and cologne.Sebaiknya hindari penggunaan aksesoris dan parfum yang berlebihan, karena hal tersebut akan menggangu kenyamanan kita danaudience.

-     Arrive ten minutes early and arrive alone.Datanglah tepat waktu, minimal 10 menit sebelum acara dimulai.

Bagaimana cara meningkatkanSelf Image? Ini kuncinya, melalui interaksi dan berkomunikasi, kemampuan berbicara dengan percaya diriakan meningkatkan Self Image dengan sendirinya :

-     Good communication techniques, structured and systematic.Berkomunikasilah dengan teknik komunikasi yang baik, terstruktur, dan sistematis menurut standar bahasa.

-     Demonstrate a positive attitude ; Use good manners.Menunjukkan sikap positif, selalu sopan santun dalam bersikap.

-     Using your smile, body language, gesture & eye contact.Gunakanlah senyum terbaikmu, bahasa tubuh, gerak tubuh, dan kontak mata yang sopan dan tidak berlebihan.

-     What to talk about/what not to talk about.Perhatikanlah apa yang patut dibicarakan dan apa yang tidak saat membawa acara.

-     Don't interrupt and don't argue.Jangan menyela dan hindari berdebat.

-     Take resumes and/or other pertinent information.Ambillahresume atau informasi terkait lainnya yang sesuai.

-     Business card.Selalu siapkanlah kartu nama sebagai alat perkenalan dengan narasumber atau audience untuk menjalin networking di kemudian hari.

-     When to ask for one/when to offer yours.Perhatikanlah kapan waktunya untuk meminta pada seseorang dan kapan waktunya harus menawarkan.

Semoga bermanfaat dan mari belajar menjadi MC yang profesional...!!!

Sampai bertemu di Part 2.