30 Tahun PT PIM Dan Kiprahnya Di Aceh

Harian Waspada,24/2/2012

Memasuki usia yang ke 30 tahun, PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) merupakan suatu rahmat yang patut disyukuri, sebab kemajuan dan berbagai prestasi yang telah diraih merupakan suatu perjuangan yang tidak mengenal lelah dari seluruh organ perusahaan dan stakeholders.

Tiga puluh tahun PT PIM berkiprah sebagai perusahaan  yang bergerak dalam bidangan produksi pupuk, khususnya pupuk urea di bumi Provinsi Aceh. Proses penciptaan nilai secara berkesinambungan telah dimulai oleh PT PIM pada saat kontruksi pabrik PIM-1 tahun 1982, kemudian memasuki masa komersil tahun 1985, dan menuju ke tahap pengembangan yang ditandai dengan pemancangan tiang pertama pembangunan proyek PIM-2 pada tanggal 23 Maret 1999 hingga sekarang telah berproduksi, namun keterbatasan bahan baku gas sehingga hanya beroperasi satu pabrik untuk tahun 2012 (urea-1 & ammonia-2).

Dalam khasanah masyarakat, usia 30 tahun merupakan fase kematangan menunjukkan usia yang semakin dewasa menuju fase kemandirian dengan penuh optimis melangkah ke medan persaingan yang makin tajam. Seiring dengan berjalannya waktu terjadi berbagai macam perubahan ekonomi, sosial, politik yang akan memunculkan tantangan, tetapi yang harus dipikirkan adalah bagaimana PIM dapat merubah Tantangan menjadi Peluang dengan menggunakan sumber daya manusia yang skill, knowledge dan Behavior  yang terpuji, disamping sumber daya alam, material, mesin dan teknologi.

 Ditengah pasang surut perkembangan ekonomi nasional dan situasi keamanan di Provinsi Aceh serta suplai bahan baku gas masih terkendala namun PT PIM sampai saat ini masih tetap survive, dengan penuh rasa syukur kepada Allah SWT telah memberikan bukti nyata kepada stakeholders sebagai perusahaan yang dapat dibanggakan. Salah satu kunci keberhasilan PT PIM mengarungi gelombang tersebut adalah komitmen yang kuat dari top manajemen dan rasa kebersamaan yang telah tumbuh disegenap karyawan dalam mengemban visi dan misi perusahaan yang berbekal pada nilai-nilai korporasi yang telah tertanam kuat selama 30 tahun PIM berkiprah.

Perspektif Sejarah Bekiprahnya PT PIM

Pembangunan pabrik Pupuk Iskandar Muda penuh dengan fenomenal, peristiwa tersebut menjadi tonggak sejarah bagi Bumi Aceh yang dalam sejarah disebut Serambi Mekah. Keberadaan PT PIM merupakan industri pupuk urea yang dibangun oleh putra-putra Indonesia melalui kontraktor nasional PT Rekayasa Industri dengan prestasi gemilang pembangunan dilaksanakan tiga bulan lebih cepat target yang di tetapkan (36 bulan).

PT PIM terletak di Aceh Utara Kec. Dewantara, 274 km ke arah timur Banda Aceh, nama Iskandar Muda diambil dari nama Sultan Iskandar Muda  sebagai kepala negara yang bertahta sampai tahun 1636 M, sebagai raja yang di cintai rakyatnya karena memerintah dengan adil dan bijaksana.......

Keberadaan PT PIM telah membuka kesempatan kerja bagi seluruh lapisan masyarakat yang pada umumnya berasal dari penduduk Aceh, sampai akhir 2010 tercatat 1073 pekerja organik di tambah ratusan pekerja non organik. Jumlai ini belum termasuk tenaga kerja yang terkait langsung dengan berbagai aktivitas PIM seperti; jasa suplayer, kontraktor, transportasi dan perdagangan pupuk, dan pekerja harian lainnya. PIM terus menyiapkan kaderisasi SDM dengan cara transfer knowledge dan rekrutment tenaga kerja baru sebagai penyeimbang bagi sebagian karyawan yang memasuki usia pensiun.

Tujuan & Perkembangan PT PIM

Dalam perjalanan perusahaan selama 30 tahun, PIM mengalami berbagai masa yang penuh dengan rintangan dan hambatan, sampai tahun 2012 atau 27 tahun dari masa komersil, PT PIM telah membuktikan sebagai salah satu korporasi yang berkelas nasional dan regional. Sumber Daya Manusia telah membuktikan dedikasi dan semangat kerja kerasnya sebagai pekerja industri yang survive.

Tujuan utama pembangunan pabrik PIM adalah untuk mendukung tercapainya ketahanan pangan nasional khusunya swasembada di bumi Aceh, dan juga ke berbagai negara konsumen. Dengan perkembangannya PT PIM mendapat kepercayaan oleh pemerintah melalui Holding Pupuk untuk mensuplai kebutuhan pupuk bersubsidi di wilayah Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau & Kepri dengan kebutuhan pupuk bersubsidi ± 450 ribu ton pertahun.

Tahun 2012 PIM meluncurkan pupuk urea bersubsidi berwarna pink sesuai penetapan oleh pemerintah dengan tujuan mencegah terjadinya penyelewengan penggunaan pupuk. PIM juga mendukung program pemerintah dalam penerapan pupuk berimbang dan berwawasan lingkungan dengan meluncurkan dan memasarkan pupuk organik dengan nama “PIM ORGANIK”.

PIM dengan segala kemampuan terus membenah diri dengan membuat program kesinambungan dengan menerapkan beberapa Sistem Manajemen Terintegrasi (SMT) berbasis Malcolm Baldrige,  yang meliputi ISO 9001 versi 2008 tentang Mutu , ISO 1400 versi 2004 tentang Lingkungan dan Sistem Manajemen Keselamatan & Kesehatan Kerja (SMK3). Sistem IT yang terintegrasi dan meluncurkan web site perusahaan.

Mengingat PIM telah berhasil melampaui beragam tantangan dan kendala, dengan belajar dari pengalaman sebelumnya maka tantangan dan kendala di masa mendatang insyaAllah akan dapat diatasi. Komitmen PT PIM untuk menerapkan good corporate governance diharapkan akan memberi kontribusi positif terhadap pengelolaan perusahaan secara lebih baik lagi.

 Responsibility PIM Terhadap Pemberdayaan Ekonomi Rakyat.

Sejak awal beroperasi secara komersil, PIM telah merealisasikan salah satu misinya sebagai egent of development melaluibeberapa pembinaan wilayah dengan berperan aktif melakukan pembinaan kepada berbagai industri kecil dan koperasi. Sampai tahun 2012 PIM telah membina sebanyak ... usaha kecil dan ... unit koperasi walaupun terjadi pasang surut pertumbuhannya. Pembinaan usaha kecil dan koperasi meliputi pendidikan dan pelatihan, melakukan promosi dan pameran hasil produksi, kesempatan magang dan studi banding serta memberikan modal kerja dan investasi melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).

Pembinaan masyarakat lingkungan melalui jalur Corporate Sosial Responsibility (CSR) dengan tujuan untuk membantu kaum dua’fa dan pakir miskin serta pembangunan saran umum dilingkungan perusahaan. Pembinaan dilakukan meliputi aspek pendidikan, sosial, kesehatan, ekonomi, agama, kesehatan, ekonomi masyarakat dan olah raga bagi pemuda-pemuda lingkungan.

Bantuan kesejahtraan masyarakat lingkungan tidak terlepas dari peran aktif seluruh karyawan dengan rela gajinya dua setengah persen (2,5 %) diserahkan ke Yayasan Amil Zakat PIM untuk membangun rumah sederhana bagi kaum dua’fa, pendidikan agama dan sarana ibadah.

“Dengan Semangat  HUT PIM ke – 30 Tahun”

(1982 – 2012)

Kita Tingkatkan Kebersamaan & Kretivitas

 Untuk Memberikan Kontribusi Yang Terbaik Bagi Perusahaan