Objek Vital Nasional, PIM Gelar Supervisi Sistem Manajemen Pengamanan

KRUENG GEUKUEH: 18 NOVEMBER 2019

Sebagai salah satu objek vital nasional, PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) perlu mendapatkan perlakuan khusus dalam bidang pengamanan sebagaimana tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 63 tanggal 5 Agustus tahun 2004 tentang Pengamanan Objek Vital Nasional. Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) adalah mekanisme yang disusun untuk mengatur proses pengamanan tersebut sesuai dengan Perpol No. 3 Tahun 2019. Dalam rangka mengukur kesiapan implementasinya, pada 18 November 2019 digelar supervisi Sistem Manajemen Pengamanan oleh Tim Auditor dari Baharkam Mabes Polri dan Polda Aceh yang diketuai oleh Kombes Harries Budiarto, S.IK, S. Mi.


Objek vital Nasional (Obvitnas) adalah kawasan/lokasi, bangunan/instalasi, atau usaha yang menyangkut hajat hidup orang banyak, kepentingan negara, dan sumber pendapatan negara yang bersifat strategis. Obvitnas memiliki ciri-ciri atau memenuhi persyaratan di antaranya:

1) Menghasilkan kebutuhan pokok sehari-hari.

2) Ancaman dan gangguan terhadapnya mengakibatkan bencana terhadap kemanusiaan dan pembangunan.

3) Ancaman dan gangguan terhadapnya mengakibatkan kekacauan transportasi dan komunikasi secara nasional.

4) Ancaman dan gangguan terhadapnya mengakibatkan terganggunya penyelenggaraan pemerintahan negara dan ditetapkan dengan keputusan menteri dan/atau kepala lembaga pemerintahan non departemen terkait.

Kegiatan supervisi ini akan berlangsung selama 3 hari mulai dari tanggal 18-20 November 2019. Tim auditor yang terdiri dari 7 anggota akan melakukan asesmen berbagai kelengkapan baik berupa dokumen-dokumen maupun fasilitas-fasilitas pendukung.


Tahapan asesmen dimulai dengan wawancara dengan Top Management terkait komitmen dan kebijakan penerapan SMP. Kemudian dilanjutkan dengan tinjauan lapangan ke beberapa unit kerja representatif. Pada hari ketiga dilakukan pembuatan laporan dan diakhiri dengan closing meeting. (Wh)