PT IMARA Terima Penghargaan Pada Peringatan Hari K3 Nasional di Banda Aceh

KRUENG GEUKUEH : 12 FEBRUARI 2019

Pemerintah Aceh menganugerahi penghargaan "Penerapan Norma Perempuan di Perusahaan Terhadap Tenaga Kerja Perempuan di Tempat Kerja" kepada PT Ima Meukat Raya (IMARA) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Aceh Utara.

PT Ima Meukat Raya, Kabupaten Aceh Utara menjadi salah satu perusahaan terbaik di Aceh sebagai Penerima piagam penghargaan pada peringatan hari K3 Nasional tahun 2019 Provinsi Aceh.

Direktur PT Ima Meukat Raya Ir. Muchlis, M.M melalui GM Operasi PT Ima Meukat Raya Iskandar Arha, S.E, M.M menerima Piagam Penghargaan, secara resmi diberikan pada rangkaian upacara puncak peringaran Bulan K3 Provinsi Aceh, di halangan Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Provinsi Aceh, di Banda Aceh, Senin (11/2).

Plt. Sekda Aceh Ir. Helvizar Ibrahim, M.Si yang juga sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Provinsi Aceh atas nama Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia M. Hanif Dhakiri, membacakan amanat dengan Tema pokok Bulan K3 tahun 2019 ini adalah “Wujudkan Kemandirian Masyarakat Indonesia Berbudaya Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) guna mendukung Stabilitas Ekonomi Nasional” Pemerintah mengajak seluruh stakeholder (pengusaha, serikat kerja, pekerja dan masyarakat) agar terus meningkatkan kesadaran pentingnya K3 serta pengawasan.

Kecelakaan kerja tidak hanya meyebabkan kematian, kerugian materi, moril dan pencemaraan lingkungan, namun juga dapat mempengaruhi produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Kecelakaan kerja juga mempengaruhi indeks pembangunan manusia dan daya sain nasilonal.

Selain itu, saat ini dunia industri dihadapkan pada tantangan revolusi industry 4.0 yang ditandai dengan penggunaan teknologi digital yang kian masif, digitalisasi industri berpengaruh para hubungan industrial, relasi kerja, tata kerja potensi bahaya diperusahaan.

"Melalui kesempatan yang baik ini saya mengharapkan agar semua pihak untuk melakukan upaya konkrit terhadap pelaksanaan K3 di lingkungannya masing-masing. Sehingga budaya K3 benar-benar terwujud disetiap tempat di seluruh tanah air," kata Helvizar Ibrahim. (*)