Tanggapan PT PIM Atas Pemberitaan Harian Serambi Tanggal 27 Agustus 2018

Krueng Geukueh : 27 Agustus 2018

Sehubungan dengan adanya pemberitaan harian Serambi tanggal 27 Agustus 2018 perihal kelangkaan pupuk subsidi di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), dengan ini kami sampaikan konfirmasi/penjelasan mengenai pemberitaan tersebut sebagai berikut

Departemen Pemasaran melalui Staf Account Executive (AE) PT. PIM telah melakukan monitoring di wilayah tersebut dan melaporkan bahwa bahwa stok pupuk urea subsidi cukup tersedia karena untuk bulan Agustus 2018 ini telah disalurkan tahap awal sejumlah 110 ton dan penyaluran tahap II sedang berlangsung oleh distributor yaitu sebesar 190 ton. Sehingga untuk bulan ini realisasi penyaluran mencapai 300 ton atau 200 % dari alokasi sebesar 150 ton.

Berdasarkan data penyaluran yang ada di Departemen Pemasaran PT. PIM bahwa Realisasi penyaluran pupuk bersubsidi sampai dengan bulan Agustus 2018 mencapai 1.700 ton atau 130 % dari rencana sampai dengan bulan Agutus 2018 sebesar 1.307 ton atau 79,29 % dari alokasi tahun 2018 sebesar 2.144 ton.

Untuk mengantisipasi kebutuhan yang meningkat sampai akhir tahun 2018, PT PIM telah berkoordinasi dengan Distan terkait agar melayangkan surat permintaan penambahan alokasi kepada Distan Propinsi Aceh. Untuk informasi dapat juga disampaikan bahwa Ketersediaan stok pupuk urea subsidi yang ada di gudang lini 3 Nagan Raya saat ini mencapai 773 ton atau 384,57 % dari ketentuan Pupuk Indonesia yakni  sebesar 201 ton, dan stok pupuk urea subsidi yang ada di Gudang PT PIM saat ini lebih dari cukup.

Dapat juga disampaikan bahwa jika ada informasi bahwa pupuk langka di suatu tempat bukan disebabkan tidak adanya stok di Produsen tapi lebih dikarenakan Alokasi dan teknis pengaturannya, jadi Stok Pupuk Urea Subsidi PT. PIM untuk Aceh saat  ini lebih dari mencukupi, dan tersebar di beberapa Gudang , yakni : Gudang  lini-1 Lhokseumawe 41.000 Ton, Gudang lini-3 Pidie 2.600 Ton , Gudang lini-3 Aceh Besar 2.600 Ton, Gudang lini-3 Aceh Tenggara 1.400 Ton, dan Gudang lini-3 Nagan Raya 773 Ton sebagaimana tersebut diatas.

Secara keseluruhan penyaluran dan ketersediaan pupuk urea subsidi di Propinsi Aceh cukup aman dan terkendali. Realisasi penyaluran pupuk urea subsidi di propinsi Aceh sampai dengan tanggal 27 Agustus 2018 sudah mencapai 50.598 ton atau 109.98% dari alokasi sampai dengan bulan Agustus 2018 sebesar 46.006 ton atau 67,09 % dari alokasi tahun 2018 sebesar 75.420 ton. PT PIM sebagai produsen pupuk tetap akan selalu menjaga akan ketersediaan pupuk urea subsidi secara maksimal dan terus berkoordinasi dengan Dinas serta pihak terkait lainnya.

Demikian kami sampaikan tanggapan atas berita kelangkaan pupuk di Kabupaten Aceh Barat Daya.

 

Humas PT. PIM