Aktivitas PIM Normal Walau Belum Beroperasi

ACEH UTARA : 17 JANUARI 2018

Sehubungan dengan terhentinya pasokan gas sebagai bahan baku PT PIM dari PT PAG sejak pertengahan November 2017 maka PIM belum dapat beroperasi secara normal, namun karyawan masih tetap beraktifitas seperti biasa, ada beberapa pekerjaan yang tetap dilakukan di pabrik seperti preservasi dan pemeliharaan peralatan pabrik.

Pada posisi gas normal PT PIM membutuhkan 55 kg/cm2 namun saat ini tekanan gas yang di supply PAG adalah 10 kg/cm2 dan itu hanya dapat digunakan untuk pemakaian unit utility dan preservasi. PT PIM dapat beroperasi kembali hanya apabila supply gas kembali normal.

Sesuai komitmen PIM akan terus berperan aktif terhadap ketahanan pangan Nasional dan bertanggungjawab penuh terhadap pasokan urea bersubsidi di wilayah penyaluran antara lain provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepri dan Jambi.

Stock pupuk urea bersubsidi tetap aman. PT PIM mendapat bantuan dari PT Pupuk Indonesia selaku pemegang saham dengan menyediakan 144.500 ton melalui bantuan dari anggota holding seperti  PT Pusri (48.500 ton), PT Pupuk Kujang Cikampek (58.000 ton) dan Pupuk Kaltim 38.000 ton.

PT PIM mengharapkan persoalan supply gas yang terhenti ini dapat segera diatasi agar PT PIM dapat beroperasi secara normal dan kembali dapat memberikan kontribusinya kepada seluruh petani dan masyarakat Aceh pada khususnya. [Fw]