Arsip Berita

Pupuk Iskandar Muda Target Produksi Urea 700.000 Ton di 2017

KOMPAS : 1 JANUARI 2017

PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menargetkan dapat segera mengoperasikan satu pabrik lagi untuk memproduksi urea paling lambat pada 1 Juni 2017, sehingga pada 1 Juli sudah beroperasi untuk komersil.

Jika beroperasi satu pabrik tersebut jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan mencapai 300 orang. Selain itu, target produksi pupuk tahun 2017 menjadi 700.000 ton.

Demikian antara lain disampaikan Direktur Utama (Dirut) PIM Achmad Fadhiel dalam kegiatan pengantongan akhir 2016 dan pengantongan awal 2017 urea, di kawasan pabrik PIM, Minggu (1/1/2017) dinihari.

Hadir dalam kegiatan itu, Diretur Produksi Teknologi dan Pengembangan Dwi Satriyo Annurogo, Direktur Komersil Husni Achmad Zaki dan Direktur dan Umum Usni Syafrizal.

Read more...

Tahun Ini, Pupuk Iskandar Muda Akan Akuisisi Pabrik Pupuk AAF

KOMPAS : 1 JANUARI 2017

PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) sedang mengakuisisi pabrik pupuk PT Asean Aceh Fertilizer (PT AAF) di Aceh Utara.

Pabrik AAF adalah pabrik dengan saham negara-negara ASEAN, yang telah berhenti beroperasi sejak tahun 2013 lalu.

Direktur Utama PT PIM Achmad Fadhiel mengatakan hal tersebut saat pengantungan terakhir pupuk PIM 2016, Minggu (1/1/2017) dinihari.

Read more...

Ini Cara PIM Memastikan Gas untuk Bahan Baku

KOMPAS : 1 JANUARI 2017

PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) kerap mengalami kendala kekurangan gas sebagai bahan baku untuk memproduksi pupuk urea.

Hingga saat ini, perusahaan itu hanya mengoperasikan satu pabrik dari dua pabrik yang ada.

Untuk mengatasi kekurangan gas tersebut, PT PIM menandatangani kerja sama ketersediaan gas dengan PT Pertamina (Persero), dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) agar terjamin.

“Penandatanganan kerja sama dengan Pertamina sudah dilakukan. Selain itu kami bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) turut membantu mencari sumber gas lain di Aceh. Ini sedang survei-survei,” kata Direktur Utama PT PIM Achmad Fadhiel, Minggu (1/1/2017).

Dia memastikan, dalam Februari 2016 ini, pabrik PIM 2 sudah beroperasi kembali. Hal ini seiring dukungan pemerintah lewat Peraturan Menteri ESDM No 40/2016 tentang harga gas industri tertentu.

Dalam aturan itu disebutkan, harga jual gas untuk PIM yaitu 6 dollar AS per MMBTU.

“Kami ingin masalah gas dalam jangka panjang teratasi. Selain dukungan pemerintah, kita ingin gas itu terjamin dengan baik. Sehingga produksi tak ada masalah,” sebutnya.

Untuk mengoperasionalkan PIM 2, sambung Fadhiel, pihaknya sedang merekrut ratusan karyawan bekerja sama dengan Universitas Syah Kuala dan Universitas Malikussaleh, Aceh.

“Nanti mereka akan ditempatkan di pabrik PIM 2. Semoga ini bisa terealisasi semuanya,” pungkasnya.[]

PP Tentang KEK Lhokseumawe Diharapkan Terbit Bulan Ini

KOMPAS : 1 JANUARI 2017

Peraturan Pemerintah (PP) tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lhokseumawe diharapkan terbit bulan Januari ini.

Sejauh ini, untuk mengoperasionalkan KEK Lhokseumawe, telah ditandatangani nota kesepahaman bersama antara Pertamina, PT Pupuk Iskandar Muda, Pelindo, dan Perusahaan Daerah Pemerintah Aceh di Jakarta bulan lalu.

“Konsorsium BUMN dan BUMD sudah terbentuk untuk mengoperasionalkan KEK Lhokseumawe. Sudah dibahas di dewan nasional KEK, kita harap, PP nya bisa turun bulan ini,” sebut Direktur Utama PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) Achmad Fadhiel, Minggu (1/1/2017).

Read more...

PT PIM: Pupuk Impor jadi Momok Produksi Pupuk Dalam Negeri

RRI : 31 DESEMBER 2016

Masuknya produk pupuk import ke Medan Sumatera Utara, saat ini dinilai mengancam produksi pupuk dalam negeri, selain harga yang terjangkau konon kwalitas pupuk juga sama seperti buatan dalam negeri.

“Sulit untuk bersaing jika harga bahan baku gas produksi khususnya di PT. PIM masih tinggi, terlebih pupuk import seperti dari Cina saat ini sudah masuk di Medan, dengan harga yang lebih murah, jika ini terjadi terus menerus bisa mengancam produksi pupuk dalam negeri,“ kata General Maneger Produksi PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), Yuanda ST, Sabtu (31/12/2016).

Read more...