Arsip Berita

Sumut Dapat Cadangan Pupuk Bersubsidi 21.656 Ton

MedanBisnis : 23 September 2017

Medan - Untuk memenuhi kebutuhan pupuk bersubsidi di Sumatera Utara (Sumut), Kementerian Pertanian (Kementan) mengalokasikan cadangan pupuk subsidi sebanyak 21.656 ton dari alokasi semula.

"Alokasi cadangan pupuk bersubsidi ini sesuai dengan Permentan No 04/Permentan/SR.310/3/2017 melalui APBN-P pusat tahun 2017," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan  Hortikultura Sumut M Azhar Harahap kepada wartawan di Medan, Jumat (22/9).

Namun lanjut Azhar, karena anggaran APBN-P pusat belum cair maka cadangan pupuk belum bisa digunakan.  "Pusat sedang memperjuangkan agar anggaran APBN-P tersebut segera cair, dengan begitu cadangan pupuk bersubsidi yang dialokasikan ke Sumatera Utara bisa digunakan petani segera mungkin, terlebih dalam mengejar musim tanam Oktober-Maret," jelas Azhar.

Read more...

Kelangkaan Pupuk Bersubsidi Mendapat Perhatian Serius DPRK Aceh Utara

Sidak News : 20 September 2017

Kelangkaan pupuk bersubsidi setiap musim tanam terus terulang di Kabupaten Aceh Utara. Pupuk urea yang digunakan petani sulit ditemukan di kios pengecer.

Sejumlah petani yang ditemui Media ini sepekan terakhir dibeberapa kecamatan di Kabupaten Aceh Utara, menyebutkan saat ini di kios pengecer juga tidak tersedia pupuk. “Ini kondisi berulang terus, setiap musim tanam pasti pupuk langka,” keluhnya.

Menyahuti keluhan petani tersebut, DPRK Aceh Utara telah membentuk panitia khusus untuk menelusuri kelangkaan pupuk yang kerap dikeluhkan itu.

Panitia Khusus (Pansus) DPRK Aceh Utara selain menemui instansi terkait dan pihak pihak yang bertanggung jawab terhadap penyaluran pupuk bersubsidi juga sudah menemui manajemen PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) untuk memasikan suplainya apa normal.

Hal ini dijelaskan Tgk Junaidi, Pimpinan Pansus kepada Media ini disela sela acara pertemuan dengan sejumlah camat, Instansi terkait, PPL dan Kelompok Tani di Balai Desa Kecamatan Dewantara, Selasa (19/9) kemarin.

Read more...

DPRK Bentuk Pansus Telusuri Kasus Kelangkaan Pupuk

Go Aceh : 15 September 2017

LHOKSUKON - DPRK Aceh Utara membuat tim panitia khusus (pansus) untuk menelusuri kasus kelangkaan pupuk di kabupaten itu. Pansus itu juga telah menemui PT PIM untuk memastikan bahwa stok pupuk normal.

"Kita telah membuat tim pansus untuk menelusuri kelangkaan pupuk. Bahkan tim pansus ini telah menemui pihak PT PIM (Pupuk Iskandar Muda) dan saat ini kita masih bekerja," kata Wakil Ketua DPRK Aceh Utara Abdul Muthalib alias Thaliban, Jumat (15/9/2017).

Read more...

Gubernur Ketua Dewan KEK Arun

Serambi Indonesia : 18 September 2017

* Wali Kota Lhokseumawe dan Bupati Aceh Utara sebagai Wakil

BANDA ACEH - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf sebagai Ketua Dewan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe/Aceh dan Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya serta Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib sebagai Wakil Dewan KEK Arun.

“Penetapan itu tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 26 tahun 2017 tertanggal 13 September 2017,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu Aceh, Ir Iskandar MSc kepada Serambi kemarin.

Ia menyebutkan dalam Keppres itu juga ditetapkan sembilan Anggota Dewan KEK Arun, yakni Sekda Aceh, Sekda Kota Lhokseumawe, Sekda Aceh Utara, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional, Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Aceh, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Aceh, Kepala Badan Perencana Pembangunan Aceh, dan Kepala Dinas Perindustrian Aceh, dan dirinya yang untuk sementara menjabat Sekretaris Dewan KEK Arun/Aceh.

Read more...

Pembangunan Pabrik NPK Areal PT PIM Dimulai

sidaknews.com : 15 September 2017

Aceh Utara  – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) Krueng Geukueh, Kabupaten Aceh Utara sejak dua hari lalu mulai membersihkan dan meratakan kembali lahan bagi melanjutkan pembangunan pabrik pupuk NPK atau Nitrogen, Fosfat, dan Kalium yang berlokasi diareal yang sudah dicadangkan sebelumnya yaitu antara PT PIM dengan PT AAF.

Hal ini dilakukan menyusul permintaan PT Pupuk Indonesia Company (PIC) agar PT PIM dapat segera menyediakan lahan bagi kelanjutan pembangunan pabrik pupuk majemuk NPK yang sempat tertunda pembanguannya setelah peletakan batu pertama pertengahan 2015 lalu.

Read more...