Komite II DPD RI: Persediaan Gas di Aceh Cukup

NETRAL NEWS : 31 DESEMBER 2017

JAKARTA,NNC -  Ketua Komite II Dewan Perwakilan Daerah ( DPD) RI Parlindungan Purba SH, MM memimpin tim kunjungan kerja ke Kilang Arun, Lhokseumawe,  Aceh. Kunjungan kerja (Kunker) itu merupakan lanjutan dari diskusi yang digelar DPD di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (28/12/2017).

Adapun, kunjungan ini dimaksudkan untuk memastikan kelancaran pasokan gas ke kawasan industri di Sumatera Bagian Utara serta untuk memfasilitasi para pemangku kepentingan di bidang penyediaan gas. Uai mengikuti dan mendengarkan bersama diskusi lanjutan terkait Permasalahan Ketersediaan Pasokan Gas di Wilayah Sumatera Bagian Utara, didapatkan hasil yang sangat konstruktif.

"Setelah mendengarkan paparan dari berbagai stakeholder terkait, DPD RI dan peserta diskusi, maka kami mendapatkan kabar yang menggembirakan. Ternyata, bahwa gas tidak kurang di Aceh dan bahkan siap disupply ke Aceh dan Sumatera berapapun pasokan yang dibutuhkan. Sebeb,  PT Pertamina Hulu Energi yang mampu meningkatkan produksi gas melalui PHE NSB dan PHE NSO," kata Parlindungan Purba dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (30/12/2017), .

Guna menindaklanjutinya, Parlindungan Purba meminta kepada regulator dan operator gas bersama DPD RI untuk mensosialisasikan pemanfaatan gas kepada seluruh industri, dan meminta jaminan ketersedian pasokan gas kepada seluruh stakeholder terkait, selanjutnya yang terpenting menurut Parlindungan Purba meminta stakeholeder untuk dapat membangun komunikasi yang intensif, harmonis dan saling bersinergi serta berkolaborasi memanfaatkan infrastruktur pipa gas yang ada secara maksimal dan terintegrasi.

"Kedatangan DPD RI ke lokasi kilang gas, bukan hanya mengatasi masalah gas di Sumut tetapi melihat peta kondisi gas secara komprehensif dalam wilayah Indonesia dalam hal ini yang berkaitan antara pasokan dan distribusi gas yang berada di wilayah Aceh dan Sumatera Utara. Dengan adanya sumber gas di Aceh harus bermanfaat bagi masyarakat, terutama masyarakat Aceh terlebih dahulu kelebihannya baru didistribusikan ke daerah lain, karena itu DPD RI mendukung pertumbuhan industri dan ekonomi Aceh. Selain itu, DPD RI akan memfasilitasi mengundang investor dalam pengembangan kawawan KEK Arun Lhokseumawe," ujarnya.

DPD RI memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan berterimakasih kepada seluruh stakeholder yang ikut terlibat dalam menyelesaikan permasalahan ketersediaan pasokan gas di Wilayah Sumatera Bagian Utara, dimana sejak Jumat (29/12/2017) malam ,aliran gas sudah mulai menuju normal.

Dijelaskan Purba, selain penyelesaian dan mencari solusi terkait permasalahan gas di wilayah Sumatera Bagian Utara, DPD RI juga meminta kepada seluruh stakeholder untuk dapat mendukung pelaksanaan percepatan program Kawasan KEK Arun Lhokseumawe. Hal itu karena  sangat strategis untuk percepatan pembangunan dan kemajuan daerah.

Hal tersebut telah ditunjukkan dengan komitmen yang tinggi oleh Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya selaku Wakil Dewan Kawasan KEK Arun Lhokseumawe. Pemda setempat berharap ada kejelasan legalitas terhadap operasional dan pembangunan Kawasan KEK.

Sementara itu,Sudirman anggota DPD RI dari Dapil Aceh mendukung percepatan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe dan akan mendorong untuk terjadinya komunikasi yang intensif, saling keterbukaan dan sinergis antar operator gas dan regulator yang mengatur gas di Indonesia.

Ikut dalam tim kunjungann tersebut antara lain Ketua Komite II DPD RI Parlindungan Purba, Anggota DPR RI dari Dapil Aceh, Sudirman, BPH Migas, SKK Migas, PT PGN, PT PHE, PT Pertagas yang diwakilkan oleh PT Perta Arun Gas, PT PIM, serta dihadiri oleh Walikota Lhokseumawe.

 

http://www.netralnews.com/news/nasional/read/121332/komite.ii.dpd.ri.persediaan.gas.di.aceh