Tersedia Beribu Peluang Usaha

SERAMBI INDONESIA : 22 DESEMBER 2017

DI tingkat nasional, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe merupakan salah satu dari 12 KEK yang ditetapkan oleh pemerintah untuk meningkatkan daya saing dalam bidang perdagangan internasional serta mempercepat perluasan pembangunan ekonomi nasional dari wilayah pinggiran. Keberadaan KEK secara langsung akan mempercepat embangunan perekonomian di wilayah Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara serta Aceh umumnya dengan potensi sumber daya alam dan keunggulan secara geoekonomi dan geostrategis berhampiran dengan jalur perdagangan internasional Selat Melaka.

Setelah melalui berbagai tahapan, KEK Arun Lhokseumawe kini hampirrampung dari segi kelengkapan infrastruktur, sumber daya manusia, kelembagaan, dan perangkat pengendalian administrasi, KEK Arun Lhokseumawe sudah memenuhi semua persyaratan untuk siap beroperasi. Proses pelaksanaan KEK Arun Lhokseumawe mendapat apresiasi dari banyak pihak atas pencapaiannya dalam memenuhi kelengkapan administrasi, infrastruktur, serta tahapan lainnya lebih awal dari yang ditargetkan oleh pemerintah, yaitu tiga tahun sejak KEK ditetapkan oleh pemerintah. Sekretaris Dewan Nasional EK, Enoh Suharto Pranoto menyatakan, jika target acara peresmian berlangsung seperti yang dijadwalkan, yaitu pada minggu kedua atau ketiga bulan Januari 2018, maka KEK Arun Lhokseumawe bisa menjadi KEK yang paling cepat progress-nya di Indonesia.

Menurutnya, KEK Arun Lhokseumawe sudah siapberoperasi karena seluruh kelengkapan infrastruktur, sumber daya manusia, dan perangkat pengendalian administrasi sudah terpenuhi. Termasuk dukungan yang solid dari pemerintah kabupaten, kota dan provinsi. Kesiapan infrastuktur dan fasilitas yang dimaksud mencakup lahan pengadaan tanah, pematangan tanah, sertifikasi), infrasturktur jalan, listrik, instalasi, dan jaringan air bersih, sistem air limbah, drainase, telekomunikasi, pintu gerbang dan batas), dan fasilitas (persampahan, pemadam kebakaran, kantor administrator dan pengelolaan, keamanan).

Sedangkan dari segi kelembagaan dan SDM mencakup dewan kawasan, sekretariat dewan kawasan, administrator dan badan pengelola serta perangkat pengendalian administrasi yang mencakup sistem pelayanan perizinan dan sistem pelayanan pengelolaan kawasan. Disebutkan juga bahwa konsep dasar pengembangan KEK Arun Lhokseumawe adalah dengan pemberian berbagai fasilitas oleh pemerintah kepada pengusaha yang melakukan kegiatan dalam kawasan tersebut untuk mempunyai aksesibilitas ke pasar global.

Berbagai fasilitas dan insentif diberikan kepada pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing dan menarik investor untuk berinvestasi di kawasan menuju hub regional untuk industri pengolahan minyak dan gas bumi, energi, produk petrokimia, pelabuhan & logistik, serta pengolahan produk kelapa sawit, dan kayu. Pendeknya, bagi pengusaha yang ingin investasi di KEK Arun Lhokseumawe ini tersedia beribu peluang usaha, dari yang berskala kecil hingga besar.

Para prinsipnya, pengembangan KEK Arun Lhokseumawe disasarkan untuk dapat meningkatkan penanaman modal dalam industri yang memiliki keunggulan geoekonomi dan geostrategis serta kegiatan industri, ekspor, impor, dan kegiatan lainnya yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Dengan pengembangan daerah melalui kebijakan KEK, pusat-pusat ekonomi baru diharapkan dapat tumbuh di sekitar kawasan dan akan berdampak terhadap penciptaan lapangan pekerjaan baru bagi profesional di bidangnya baik dari dalam maupun luar negeri.(*)

 

http://aceh.tribunnews.com/2017/12/22/tersedia-beribu-peluang-usaha