Petani di Aceh Utara Mengaku Sulit Peroleh Pupuk Urea

GO ACEH : 24 NOVEMBER 2017

Para petani di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Langkahan, dan Seunuddon di Kabupaten Aceh Utara mengaku sulit memperoleh pupuk subsidi jenis Urea sejak sepekan terakhir.
Seorang petani di Gampong Sama Kurok, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Abdul Rafar (55) kepada GoAceh mengatakan, kelangkaan pupuk kerap terjadi di saat hendak musim tanam.
 
"Sering terjadi langka pupuk di saat musim tanam. Tapi tampaknya ini bukan langka dari perusahaan, pupuk langka di pangkalannya," kata Abdul Rafar saat menelepon GoAceh, Kamis (23/11/2017).

Dia mengatakan, harga pupuk subsidi jenis Urea saat ini di pangkalan dijual Rp120 ribu per karung. Harga pupuk baginya tidak terpengaruh. "Yang barangnya ada, itu saja" ucap dia lagi.
 
Hal senada juga disampaikan warga salah satu desa di Kecamatan Langkahan, Musliadi (45). Dia juga mengaku kesulitan memperoleh pupuk akhir-akhir ini.
 
"Dalam seminggu ini langka, tapi kabarnya akan ada hari Senin ini. Di Seunuddon juga langka kabarnya. Yang kita khawatirkan adalah kalau langka berkepanjangan akan mengakibatkan tanaman padi tidak subur," ujarnya saat ditemui di Pantonlabu, Aceh Utara.
 
Manajer Humas PT PIM, Zulfan Effendi saat dihubungi GoAceh tidak ada jawaban. Sementara staf Humas perusahaan tersebut, Faisal saat dihubungi melalui pesan singkat mengatakan, setahu dirinya stok pupuk akan mencukupi sampai akhir tahun ini.
 
"Setahu saya, stok pupuk akan mencukupi sampai akhir tahun sesuai SK Bupati. Untuk permasalahan pupuk langka kemungkinan besar masalah distributor yang belum menebus atau RDKK yang belum direvisi oleh dinas," tulis Faisal.

 

https://www.goaceh.co/berita/baca/2017/11/24/petani-di-aceh-utara-mengaku-sulit-peroleh-pupuk-urea#sthash.FGjqP74f.dpbs