Kepala Kanwil DJP Aceh Tinjau KEK Arun Lhokseumawe

Serambi Indonesia : 19 Oktober 2017

Lhokseumawe - Kepala Kanwil Ditjen Pajak (DJP) Aceh, Ahmad Djamhari melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe, Selasa (17/10). Dalam kunjungan tersebut, ia mengatakan perlu adanya kesepahaman tentang peraturan perpajakan terkait fasilitas perpajakan untuk pelaku usaha di KEK.

Kunjungannya ke pelaku usaha KEK PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) itu diterima Achmad Fadhiel (Direktur Utama), seperti disampaikan lewat siaran pers kepada Serambi kemarin. Pertemuan tersebut membahas rencana pengembangan PT PIM ke depan, proses produksi, dan lokasi PT Asean Aceh Fertilizer (AAF) yang akan diakuisisi PT PIM.

Seusai ke PT PIM, Ahmad Djamhari berkunjung ke PT Pelindo I. Perusahaan ini juga pelaku usaha KEK.

Pada kesempatan ini, Bambang (Manager Operasional) menjelaskan rencana perluasan pelabuhan dalam rangka pengembangan usaha, sehingga diharapkan dapat meningkatkan status pelabuhan menjadi pelabuhan kelas utama.

Tim PT Pelindo I juga menunjukkan beberapa fasilitas yang dimiliki, seperti gudang penyimpanan yang selalu penuh dipesan pelanggan dan ruang tunggu penumpang yang saat ini belum dioperasikan karena belum ada kegiatan.

Pelaku usaha KEK terakhir yang dikunjungi Ahmad Djamhari adalah PT Perta Arun Gas (PAG). Tarmizi sebagai Vice President Production PT PAG memaparkan proses produksi, menjelaskan rencana pengembangan yang akan dilakukan, dan memandu meninjau lokasi pabrik yang beroperasi.

Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 26 tahun 2017 tentang Dewan Kawasan KEK di Aceh, Kepala Kanwil Ditjen Pajak Aceh berkedudukan sebagai Anggota Dewan Kawasan KEK. Dewan Kawasan KEK di Aceh diketuai oleh Gubernur Aceh yang bersama keseluruhan tim bertugas melaksanakan kebijakan umum, membentuk administrator KEK, mengawasi pelaksanaan tugas, menetapkan langkah strategis, dan menyampaikan laporan pengelolaan KEK kepada Dewan Nasional.