Pengawasan Pupuk di KP3, Distributor PT PIM Klarifikasi HET Urea Subsidi

TRIBUNPEKANBARU : 29 Agustus 2017

PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) Wilayah Riau-Kepri mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Ikatan Pemuda Mahasiswa Harapan Rakyat Riau (IPM-HRR) yang turut mengawasi penyaluran pupuk urea bersubdisi di wilayah Rokan Hulu.

Dalam surat yang disampaikan IPM-HRR mempertanyakan soal penjualan pupuk urea bersubsidi dari distributor ke kios melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Ini jadi masukan bagi untuk mengecek kebenarannya. Kendati demikian, laporan pengawasan itu tidak langsung disampaikan ke produsen namun melalui Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) di daerah masing-masing,” ujar Kepala PIM Wilayah Riau-Kepri, Hiskia Simanjuntak, Selasa (29/8).

Dia menyebutkan, mekanisme pengawasan pupuk bersubsidi yakni melalui Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3). Di lembaga ini terdapat unsur pemerintahan, kepolisian dan kejaksaan. Selanjutnya komisi ini akan memberitahukan kepada produsen pupuk terkait laporan yang mreka terima.

Sebelumnya distributor pupuk urea bersubsidi di wilayah Rokan Hulu mengklarifikasi soal tudingan menjual pupuk di atas HET kepada pengecer. Ketua Forum Distributor PT PIM Wilayah Riau, Rama menegaskan sangat kecil kemungkinan distributor menjual pupuk ke pengecer melebihi HET. Sebab hal itu sudah ditetapkan Permentan Nomor 50 tahun 2015.

“Kami sudah mediasi distributor dengan IPM-HRR, intinya mereka bisa memahami karena sebelumnya memang kurang mengetahui alur distribusi dan pengawasan pupuk urea bersubsidi,” ujar Rama didampingi sejumlah distributor wilayah Rokan Hulu ditemui di Kantor PT PIM Riau-Kepri.

Dia menuturkan, persoalan yang dipertanyakan IPM-HRR sudah dua kali diklarifikasi. Bahkan dipertemukan dengan distributor yang dituding menjual pupuk melebihi HET. Dengan demikian, persoalan itu sudah selesai sehingga rencana unjuk rasa di kantor PIM batal dilaksanakan.

“Sekali lagi kami tegaskan bahwa pengawasan pupuk bersubsidi berada di KP3. Jika menemukan pelanggaran silakan lapor ke KP3. Seperti itu mekanismenya,” tutup Rama.