Bahas Progres KEK, Tim Kementerian Sambangi PIM

Portal Satu : 04 JANUARI 2017

Tim Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengunjungi PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) di Krueng Geukuh, Aceh Utara, 3-4 Februari 2017. Kedatangan mereka untuk proses percepatan realisasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun yang telah disahkan pemerintah pusat.

Faisal Wardhana, Humas PT PIM, kepada portalsatu.com, menjelaskan, tim yang menggunakan pesawat khusus dari Jakarta dan mendarat di Bandara Malikussaleh disambut langsung oleh manajemen perusahaan yang tergabung dalam konsorsium KEK Arun. Tim juga melakukan kunjungan ke pabrik-pabrik dan lokasi yang akan dijadikan setting KEK, termasuk ke eks pabrik PT AAF.

“Perwakilan juga melakukan rapat koordinasi  dengan konsorsium mengenai kesiapan  dokumen pendukung untuk mempercepat persyaratan administrasi KEK,” ujar Faisal kepada portalsatu.

Tim  kementerian yang hadir antara lain Elen Setiadi dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dari  Sekretariat Negara M Saptamurti (Deputi Bidang Hukum & Perundang-undangan, Kementerian Hukum & HAM), Karjono (Direktur Harmonisasi Peraturan Perundangan I) ,  Sekretariat Kabinet Agustina Murbaningsi (Deputi Bidang Perekonomian), Roby Arya Brata (Asisten Deputi Bidang Perdagangan Kewirausahaan dan Naker), Febriana (Kasubdit KEK), Sekretariat Denas KEK Enoh Suharto (Sekretaris), Perindustrian Busharmaidi (Direktur Bag Wilayah Industri II).

Kemudian dari perwakilan Kementerian Perhubungan, perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum & PR, Kadis Perindag Arifin Nur, Kabid Promosi Dinas PM dan PTSP Iskandar Zulkarnaen, Fakhrizal, Cut Eliza dari Dinas PMPTS, Bappeda Aceh Meidi.

Sedangkan dari Konsorsium yang hadir Direktur Utama PT PIM, PT Pertamina, Presiden PAG, Pelindo I Lhokseumawe, Direktur PDPA, perwakilan PT KKA, PT AAF, PT Humpus Aromatic, PJB Arun, perwakilan  pemerintah Aceh, Aceh Utara dan Pemko Lhokseumawe.

Dirut PT PIM, Achmad Fadhiel, dalam rapat tersebut menjelaskan keberadaan KEK Arun Lhokseumawe dapat mendorong investasi dalam skala besar, sehingga akan meningkatkan pertumbuhan industri di Aceh. PT PIM, PT Pertamina, PT Pelindo I dan PDPA akan menjadi badan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus Arun Lhokseumawe (KEKAL).

“KEK Arun Lhokseumawe merupakan lokomotif bagi perkembangan ekonomi bagi Aceh. Sehingga bisa membawa kemaslahatan bagi masyarakat Aceh terutama bagi masyarakat disekeliling kawasan KEK Arun-Lhokseumawe diantaranya, PT Pertamina, PT PIM, PT Pelindo I dan  PDPA," ujarnya.

Setelah melakukan pertemuan di PIM, tim tersebut juga akan melakukan pertemuan lanjutan di Medan, Sumut.[]