PIK – PIM Sunat 50 Anak Fakir Miskin

632 Yatim Terima Baju Lebaran

WASPADA : 27 Mei 2016

ACEH UTARA (Waspada) : Setiap tahun, Persatuan Istri Keluarga-Pupuk Iskandar Muda (PIK-PIM)melakukan sunat massal terhadap anak-anak dari keluarga fakir miskin dilingkungan perusahaan. Jumlah anak yang dikhitan, kamis (26/5) mencapai 50 orang. Kegiatan berlangsung di RS Prima Inti Medika.

Ketua PIK PIM, Silvia Achmad Fadiel didampingi wakil ketua  Ati Dwi Satriyo Annugroho dan Erni Usni Syafrizal kepada Waspada menyebutkan, khitanan massal sudah dilaksanakan sejak empat tahun terakhir,dengan mengkhitan 50 anak tiap tahunnya. Kegiatan itu juga dalam rangka merayakan HUT PIK-PIM ke-15.

Ke 50 anak fakir miskin itu berasal dari Desa Paloh Gadeng, Tambon Tunong, Tambon Broeh, Keude Krueng Geukeuh, Blang Naleung Mameh, “Kegiatan di gelar menjelang Ramdhan karena anak usia SD baru menyelesaikan ujian sekolah dan menyambut liburan di bulan puasa, sehingga proses peneyembuhan tidak mengganggu belajar,” kata Silvia Achmad Fadhiel. Dia juga menyebutkan semua biaya gratis, dan diberikan perlengkapan sekolah dan kain sarung.

“Kami juga memberikan berbagai pelatihan kerajinan tangan untuk warga miskin, serta pembagian 150 paket sembako menjelang Ramadhan,” katanya.

Direktur SDM dan Umum PT PIM Usni Syahrizal didampingi Kepala RS Prima Inti Medika Teguh Winarno dan kabag Humas Abdullah menyebutkan , PIM akan terus mendorong kegiatan positif dilaksanakan PIK-PIM, selain khitanan massal dan pelatihan, PIM juga juga membantu rehab kantor Mukim Keude Krueng Geukueh senilai Rp 38 juta plus bantuan komputer Rp 5,5 juta. Kemudian membantu biaya pembangunan 80 meter parit jalan dan pembangunan pos jaga di Desa Tambon Tunong, dan akan membangun perpustakaan gampong. “ Untuk desa lainnya sedang dalam penjajakan,” ujarnya.

Hasil pendataan dilakukan baru-baru ini di lima desa dan satu dusun, terdapat 632 anak yatim dan keluarga miskin. Karena itu, seperti tahun-tahun lalu, PIM akan membantu baju untuk lebaran. Bagi keluarga Dhuafa setiap bulan diberikan beras gratis, per orang 8 kg dengan total anggaran Rp 48 juta. “ Masyarakat dhuafa juga akan mendapat bantuan berbuka puasa dalam bentuk sembako di Ramadhan,” sebutnya.