PIK PIM Santuni dan Khitanan 50 Anak Miskin Lingkungan

SERAMBI INDONESIA : 27 Mei 2016

DEWANTARA – Persatuan Istri Keluarga Pupuk Iskandar Muda (PIK PIM) Aceh Utara,kamis (26/5/2016), mengkhitan 50 anak miskin dari enam desa lingkungan perusahaan tersebut, di Rumah Sakit Prima Inti Medikal, di Kompek PT PIM, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. PIK PIM juga menyantuni 50 anak miskin dan memberikan bantuan kain sarung.

Kegiatan itu dilakukan dalam rangka HUT XV PIK PIM. Ketua PIK PIM, Ny Silvia Achmad Fadiel didampingi dua wakil ketua, Ny Ati Dwi Satriyo Annugroho, Ny Erni Usni Syafrizal dan Sekretaris PIK PIM Ny Risma Mardani meninjau langsung khitanan tersebut ikut hadir dalam kegiatan itu, Direktur SDM dan Umum Usni Syahrizal, Kepala RS Prima Inti Medika, Teguh Winarno, Kepala Bagian Humas PIM, Abdullah dan staf Nikman Ashary.

Ketua PIK PIM menyebutkan, khitanan itu rutin diadakan tiap tahun, hingga sekarang jumlah anak miskin yang dikhitan di lingkunagn perusahaan capai 200 lebih. Sebelum kegiatan itu PIM juga mengadakan bakti sosial. “ selain itu kita juga menyerahkan bantuan sembako ke 150 Kepala Keluarga, jadi PIK PIM bukan hanya kegiatan kumpul ibu-ibu, tapi kami ingin menebarkan manfaat kepada warga lingkungan,” ujar Silvia.

Direktur SDM dan Umum Usni Syafrizal menyebutkan, PIM akan mendukung kegiatan PIK PIM untuk membantu masyarakat lingkungan, sehingga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. “kegiatan ini sudah rutin dilaksanakan, kita harapkan kedepan ibu-ibu PIK PIM dapat terus membantu masyarakat untuk menumbuhkan ekonomi kreatif,” katanya.

Sementara itu kabag Humas PIM Abdullah menyebutkan sebelumnya PIM juga sudah membantu rehab kantor imum mukim Krueng Geukueh dengan total biaya Rp 38 juta, ditambah seperangkat komputer Rp 5,5 juta, lalu pembuatan parit sepanjang 80 meter, dan bantuan pos jaga Desa Tambon Tunong. “Untuk Desa lain sedang kita jajaki, kita tidak pernah berhenti membantu masyarakat miskin, Untuk bantuan ramadhan ini kita akan bantu pakaian, lalu beras tiap bulan untuk Duafa,“ pungkas Abdullah.