Lanal Lhokseumawe Tanam Mangrove

Harian Analisa : 17 November 2015

Lanal Lhokseumawe dan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) bersama masyarakat menanam pohon mangrove di sepanjang pinggiran Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.

Manager Humas PT PIM, Mahdi dalam rilisnya yang diterima Analisa, Senin (16/11) menjelaskan penanaman pohon Mangrove itu merupakan wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, terutama di wilayah pesisir.

Penanaman pohon Mangrove tersebut dilaksanakan oleh Lanal Lhokseumawe berkerja sama dengan PT PIM dan masyarakat dalam rangka memperingati HUT Armada tahun 2015.

Komandan Lanal Kolonel (Mar) Nasruddin diwakili Perwira pelaksana Lanal Lhoksemawe, Letkol Laut (KH) Muhibuddin dalam sambutannya mengatakan, dengan penanaman pohon Mangrove ini diharapkan semakin banyak dan baik pertumbuhan Mangrove di kawasan industri dan aliran sungai, sehingga pada gilirannya akan mendorong perkembangan ekosistem diwilayah pesisir serta meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitarnya.

Disebutkan, kegiatan ini sangat bersinergi dengan kebijakan pemerintah sekarang, di mana konstruksi kebijakan nasional mewajibkan bangsa untuk berkorientasi maritim yang memiliki lima pilar, yaitu membangun kembali budaya maritim, mengelola sumber daya laut, membangun infrastruktur dan konektifitas maupun diplomasi serta membangun kekuatan pertahanan kekuatan pertahanan maritim.

“Saya selaku Dan Lanal Lhokseumawe tidak henti-hentinya mengajak masyarakat Lhoksemawe, terutama masyarakat Blang Naleng Mameh, Tambon Baro, Tambon Tunong serta masyarakat di sepanjang aliran Krueng Geukueh dan sekitarnya untuk aktif memelihara tanaman Mangrove. Bukan hanya sekedar menanamnya saja, sehingga tidak dirusak oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Dan Lanal berterima kasih kepada Direksi PT Pupuk Iskandar Muda yang telah banyak berperan membantu dan mendukung pelaksanaan program penghijauan yang dilakukan oleh pihaknya selama ini.

Mahdi menambahkan, latar belakang kegiatan penanaman Mangrove di Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Geukueh merupakan bentuk kepedulian PT PIM dalam menjaga ekosistem lingkungan yang juga merupakan kewajiban dan bentuk kepedulian perusahaan dalam Gerakan PIM Menuju Proper Hijau.

Disebutkan berbagai Gerakan PIM Hijau sudah terlaksana antara lain penghijauan di areal pabrik dan kompleks perumahan, penanaman pohon asam jawa manis di sepanjang DAS Peusangan, penanaman Mangrove di sepanjang aliran Krueng Geukueh berkeja sama dengan Forum Komunitas Hijau Lhoksemawe dan Lanal Lhokseumawe, penanaman pohon trambesi di areal Kampus Universitas Malikussaleh, pelestarian tanaman langka dan penagkaran rusa.

Gerakan penghijauan di DAS Krueng Geukueh, Senin (16/11) dimulali dar jembatan Krueng Geukueh hingga muara laut. PT PIM menyediakan bibit Mangrove sebanyak 1.500 batang.

Hadir pada kesempatan itu Wadan Lhokseumawe, para prajurit Lanal, Camat Muara Satu, Rudy Hifayat, Geuchik Blang Naleung Mameh, Geuchik Tambon Baroh, panglima laot dan tokoh masyarakat setempat.