Gubernur Aceh Tanam Pohon Langka di PIM

Serambi Pase : Rabu, 25 Februari 2015

Upaya Konservasi Lahan

Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah, Selasa (24/2) menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-33 PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) di kompleks perumahan perusahaan tersebut kawasan Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Pada acara tersebut, Gubernur didampingi Direktur Utama (Dirut) PT PIM, Eko Sunarko, dan Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib, dan Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf A Daniel Chardin menanam pohon langka jenis Nam-Nam.

Penanaman pohon langka jenis Nam-Nam, Eboni, Matao dan Damar juga dilakukan Dirut PIM, Komisaris Utama PIM, Ahmad Humam Hamid, Danrem, Kepala Bapeda Aceh, Abubakar Karim, Kajari Lhoksukon, Teuku Rahmatsyah MH, Kapolres Aceh Utara, AKBP Achmadi, Kapolres Lhokseumawe, AKBP Cahyo Utomo, Dandim Aceh Utara, Letkol Inf Iwan Rosandriyanto, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

PIM memiliki komitmen yang tinggi dalam menjaga lingkungan. Program penghijauan sudah dimulai dari tahun 1983. Hingga 2015, PIM sudah menanam lebih dari 250.000 pohon disejumlah lokasi di Aceh Utara. Bahkan, di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan, Bireuen dan DAS Krueng Geukueh, Aceh Utara, PT PIM rutin menanam pohon setiap tahun.

Penanaman pohon juga dilakukan di sekolah dalam kompleks perumahan PIM, sekitar kompleks, dan lingkungan pabrik. Sehari sebelumnya, PT PIM juga menanam 430 pohon di lingkungan kampus Universitas Malikussaleh (UNIMAL) Reuleut, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara. Tujuan program tersebut adalah untuk memelihara lingkungan dan menghindari terjadinya polusi udara.

Atas komitmen yang tinggi dalam menjaga lingkungan, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI memberikan penghargaan “Proper Biru” kepada PT PIM bidang lingkungan hidup dengan kategori baik pada Januari 2015. Proper biru adalah penghargaan atas kinerja perusahaan dalam pengelolaan dengan baik dan punya hubungan baik dengan masyarakat sekitar. Karena itu, kedepan PIM akan berupaya lebih maksimal lagi untuk menjaga lingkungan dan hubungan baik dengan masyarakat di lingkungan perusahaan.

“Penanaman pohon langka yang di lakukan PT PIM pada hari ini patut menjadi contoh dalam menjaga lingkungan. Karena itu, Pemerintah Aceh sangat mendukungnya dan kita berharap penanaman pohon terus dilakukan oleh PIM dan pihak lainnya,” ujar Gubernur Zaini.

Targetkan Raih Kembali

Penghargaan ‘Proper Hijau’

DIREKTURUtama (Dirut) PT PIM, Eko Sunarko mengatakan pihaknya menargetkan ke depan perusahaan itu akan mampu meraih kembali penghargaan ‘Proper Hijau’ dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Untuk mewujudkan target itu, menurut Sunarko, PIM sudah menyediakan lahan sepuluh hektare untuk pengembangan keanekaragaman hayati dan hewani.

Disebutkan, di lahan itu akan di tanamkan sejumlah pohon langka di Aceh,Sumatera, dan jika memungkinkan tanaman langka di Indonesia. Tujuannya, untuk menghijaukan lingkungan dan menjadi tempat penelitian bagi mahasiswa dan pihak lain.

 

Beberapa waktu lalu, tambahnya, PIM juga sudah menyediakan lahan untuk pengembangan hewani. Dari empat ekor rusa yang dikembangkan PIM, kini sdah menjadi 14 ekor. Dikatakan, pihak memilih rusa karena rusa termasuk hewan yang dilindungi. “Jadi, PT PIM berharap dukungan dari semua pihak termasuk dari Pemerintah Aceh untuk menyukseskan semua program tersebut. Sehingga target PIM agar dapat meraih kembali penghargaan ‘Proper Hijau’ di masa mendatang dapat terwujud,” pungkas Sunarko.

 

Akan Bangun Proyek Rp 2,1 T di Aceh

 KOMISARIS Utama PT PIM, Ahmad Humam Hamid menyatakan, PIM memberi apresiasi yang tinggi kepada Gubernur Aceh atas kehadirannya pada acara HUT Ke-33 PP. Sebab, menurutnya, kehadiran Gubernur mampu memberi semangat kepada semua karyawan PIM. Setelah ada kepastian pasokan gas untuk 13 tahun ke depan, lanjut humam, PIM akan terus melakukan pengembangan sejumlah produk di masa mendatang.

“Ke depan kita akan berpikir strategis untuk pengembangan produk. Apalagi ke depan PIM bersama induk perusahaan yaitu PT Pupuk Indonesia (Persero) akan mengerjakan sejumlah proyek senilai 2,1 triliun rupiah di Aceh,” kata Humam.

 Di usia yang ke-33, tambahnya, PIM sudah melakukan berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan perusahaan dan membantu pemerintahan dalam mendukung ketahanan pangan. “Karena itu, kedepan kami berharap dukungan Pemerintah Aceh untuk pengembangan PIM ke arah yang lebih baik dan maju, “ demikian Ahmad Humam Hamid.

 

Komit Berdayakan Ekonomi Masyarakat

 PIM juga memiliki komitmen yang tinggi dalam memperdayakan ekonomi masyarakat di lingkungannya. Kepedulian PIM diwujudkan dalam berbagai program untuk 7 bidang yaitu pendidikan, kesehatan, agama, kesejahteraan umum dan olahraga, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan pemeliharaan ekosistem perusahaan.

 Program yang sudah dilaksanakan antara lain membangun 17 Rumah Sehat Sederhana (RSS) untuk warga miskin, pengembangan Pesantren Darul Huda Paloh Gadeng, penyediaan lokasi untuk pembangunan gedung SD Negeri 18 Dewantara dengan luas tanah 4.000 M2 dan tiga ruang belajar. Selain itu, menyediakan tanah 7.399 M2 untuk membangun Balai Pengajian Madinatuddiniyah, Glee Madat, Desa Paloh Lada, bantuan untuk pembangunan meunasah Paloh Gadeng dan Blang Naleung Mameh serta bantuan sarana pemadam kebakaran (fire station) untuk masyarakat Dewantara dan Aceh Utara.

 Pada akhir tahun 2014, PT PIM juga ikut menyalurkan bantuan tanggap darurat berupa sembako untuk sejumlah titik pengungsian di Dewantara dan Lhoksukon, Aceh Utara. Sedangkan program pembinaan lingkungan diprioritaskan pada usaha produktif, seperti peningkatan ekonomi masyarakat tani dan nelayan, pendidikan dan pelatihan keterampilan masyarakat, Pembangunan sarana dan prasarana umum, serta pelestarian lingkungan hidup.

 “PIM juga melaksanakan program kemitraan dan bina Lingkungan dengan tujuan menciptakan kemapanan ekonomi masyarakat. Program tersebut diwujudkan dengan memberi pinjaman modal bagi usaha kecil menengah. Pembinaan ini meliputi beberapa sektor usaha seperti pertanian, peternakan, pernikahan, serta perdagangan dan jasa,” ujar Sekretaris Perusahaan PT PIM, T Suhatsyah.nmA