PEMERINTAH Didesak Penuhi Pasokan Gas PT PIM

Rakyat Aceh : 2 Mei 2013

KRUENGGEUKUEH-Ratusan karyawan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) Krueng Geukueh, mendesak pemerintah untuk memenuhi  pasokan gas kepada perusahaan tersebut.

 Desakan itu disampaikan ratusan karyawan itu tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Pupuk Indonesia (FSPPI), saat menggelar aksi demo memperingati Hari Buruh Internasional , Rabu (1/5) pagi. Aksi itu berlangsung di depan  pintu gerbang pabrik Pupuk Iskandar Muda Krueng Geukueh

Ketua Umum sppim,Asril Naimy dalam orasinya mengatakan, saat ini industri gas di Aceh Utara terancam akibat tindakannya Pasokan Gas. Kondisi itu membuat beberapa pabrik vital tidak beroperasi lagi seperti PT.Kertas Kraf Aceh(KKA) ,PT.Aceh Asean Fertilizer(AAF) dan pabrik PIM-II yang dibangun tahun 2005.

Bukan itu saja, mereka juga mendesak Pemerintah Pusat untuk menjalankan Inpres Nomor 2 tahun 2010 . Hal  itu dimaksudkan, agar secara konsisten dengan mengutamakan pasokan gas untuk kepentingan industri dalan negeri, antara lain pasokan gas untuk PIM dengan harga yang wajar dalam usaha mendukung ketahanan pangan nasional.

“Jadi Pemerintah Pusat juga dapat menjamin ketersedian gas untuk industri pupuk nasional dalam rangka mendukung ketahan pangan nasional,”terangnya, seraya menambahkan, Pemerintah Aceh Juga di harapkan mendukung kelangsungan usaha Pupuk Iskandar Muda (PIM).

Menurutnya, yang Paling penting adalah pemerintah pusat  harus mengalokasikan sisa gas (tail gas) ExxonMobil untuk kelangsungan industri dalam negeri,seperti PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) kemudian mengoptimalkan aset pupuk Iskandar Muda (PIM) dengan menoperasikan 2 Unit pabrik urea.Apalagi ,sampai saat ini PIM hanya mampu mengoperasikan 1 unit pabrik karena gas untuk mengopersikan 2 unit pabrik tidak mampu dialokasikan oleh pemerintah.

“Hal itu sudah terjadi sejak tahun 2005 lalu, sehingga kita meminta ExxonMobil mengalokasikan gas untuk kebutuhan dalam negeri.Karena sudah cukup ekspor dilakukan selama 37 tahun,”terangnya.