Pupuk Organik PT PIM Semakin Diburu Petani

http://atjehlink.com

Monday, 22 October 2012

Aceh Utara – Penyaluran pupuk organik dari PT PIM Lhokseumawe kian meningkat setelah peluncuran perdana pada Oktober 2011 lalu. Kini, pupuk organik tersebut sangat diminati oleh para petani di berbagai daerah karena mengandung daya serap lebih tinggi.

General Manajer Pemasaran PT PIM, Usni Syafrizal kepada AtjehLINK, Kamis (18/10/12) menjelaskan, pupuk tersebut dinamakan dengan PIM Organik. Tahun pertama produksi, berhasil disalurkan ke berbagai daerah sebanyak 12.000 ton/tahun. Kini telah meningkat hingga tiga kali lipat mencapai 41.000 ton/tahun.

“Kita memasarkan ke seluruh wilayah tanggung jawab PT PIM yaitu Provinsi Aceh dan Sumatera Utara dan dan berpeluang untuk diperluas ke wilayah lainnya,” kata Syafrizal.

Ia mengatakan, pupuk PIM organik ini sangat bermanfaat untuk berbagai jenis unsur tanaman.  Selain untuk memperbaiki kualitas dan struktur tanah, juga meningkatkan daya serap dan simpan air, mempercepat perkembangan akar, memberikan unsur hara makro dan mikro  untuk merangsang pertumbuhan tanaman serta memberikan antibodi bagi tanaman sehingga  tahan terhadap serangan hama penyakit.

“Dia itu berupa granul sehingga mudah untuk diaplikasikan, memiliki kadar N dan unsur hara organiknya tinggi, aman dan ramah lingkungan serta dikemas dalam kantong yang kedap air,” katanya.

Sementara untuk harga pemasaran, katanya, bisa dijual seharga Rp 5.00 per kg atau Rp 20.000 per sak dalam kemasan 40 kg.

“Untuk wilayah pemasaran, PIM mendapat wilayah yang luas meliputi NAD hingga 29 wilayah di Sumatera Utara. Mulai 1 November 2012 ini, pemerintah telah menetapkan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menjadi wilayah pemasaran pupuk organik dan pupuk urea subsidi,” tambah Syafrizal.

Memantau kondisi penyaluran pupuk tersebut, Ketua LSM Acheh Future, Razali Yusuf sendiri mengakui kualitasnya sangat baik untuk digunakan oleh para petani.

“Dengan demikian, saya berharap dalam penyaluran dan pemasaran pupuk tidak ada istilah permainan. Apalagi kita sama – sama mengutamakan kesejahteraan petani khususnya di Aceh Utara. Hal itu mengingat pernah terjadi kelangkaan pupuk di wilayah ini pada tahun sebelumnya,” kata Razali. (Jamal)

http://atjehlink.com/pupuk-organik-pt-pim-semakin-diburu-petani/