Pasokan Gas PIM Aman Sampai 20 Tahun ke Depan

Jakarta - PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) memastikan pasokan gas untuk kegiatan pabrik pupuk yang berada di Aceh tersebut aman hingga 20 tahun mendatang. Hal tersebut disampaikan Dirut PIM, Mashudianto di Kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (18/6/2010).

"Kami nyatakan persoalan pasokan gas PIM secara jangka pendek, menengah dan panjang selesai. Jadi, kami pastikan pasokan gas kami aman hingga 20 tahun ke depan," ujarnya. Pada tahun 2010, PIM telah mendapatkan pasokan swap dari kilang Bontang sebanyak 3 kargo dan lapangan Arun milik ExxonMobil sebanyak 3 kargo. Dengan enam kargo tersebut, maka pada tahun ini, satu pabrik milik PIM bisa berproduksi penuh sebesar 1.725 ton urea per hari, asementara satu pabrik lainnya tidak beroperasi. "Semua hasil produksi tersebut akan kami dedikasikan untuk domestik," paparnya.

Rencananya pada tahun 2011-2012, dua pabrik milik PIM akan beroperasi penuh. Pasalnya, lanjut Mashudianto, perseroan telah mendapatkan komitmen pasokan gas sebesar 11 kargo pada tahun 2011 dan 12 kargo pada 2012 dari kilang Bontang. "Dengan pasokan ini, maka kedua pabrik kami bisa full capacity," Jelasnya.

Sementara pada tahun 2013, PIM akan mendapatkan pasokan gas dari Blok A yang dikelola PT Medco Energi Internasional Tbk. Perseroan telah menandatangani kontrak jual beli gas dengan Medco pada Desember 2007 dengan lama kontrak 9 tahun. Dimana pada empat tahun pertama, PIM akan mendapat pasokan 110 MMSCFD dan lima tahun berikutnya naik menjadi 160 MMSCFD.

Lapangan Blok A sendiri diharapkan sudah onstream pada 2013. "Baru nanti pada tahun 2015, kami akan mendapatkan pasokan dari modifikasi terminal Arun. Setelah dimodifikasi maka pasokan gas untuk PIM, PLN dan industri di Aceh bisa aman sampai 20 tahun ke depan," jelasnya. (epi/qom)
 

Jumat, 18/06/2010 14:58 WIB

Nurseffi Dwi Wahyuni - detikFinance