Holding BUMN Pupuk Paling Cepat Selesai

Jakarta - detikFinance - Jumat, 30/01/2009 - Perusahaan induk alias holding company BUMN pupuk diperkirakan akan jadi yang pertama kali terbentuk dibandingkan holding BUMN lainnya. Beberapa holding BUMN lainnya akan menyusul terbentuk tahun ini juga. Demikian dikemukakan oleh Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil di kantornya, Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (30/1/2009).

Menurutnya, holding yang paling cepat bisa dibentuk tahun ini adalah Holding BUMN sektor industri pupuk yang rencananya bernama PT Agro Kimia Nusantara. "Yang paling cepat (holding) pupuk, karena relatif lebih mudah urusannya," katanya. Rencana pembentukan aneka holding BUMN tersebut merupakan bagian dari rencana restrukturisasi dan rightsizing perusahaan negara sejak lama. Walau sempat molor dari deadline di tahun 2008, Kementerian BUMN optimis tahun ini akan banyak holding yang dibentuk. "Pembentukan holding tahun ini kita usahakan sebanyak mungkin lah. Ini kan tinggal selangkah lagi masa enggak jadi," katanya.

Masalah pajak yang dihadapi holding pupuk tidak terlalu menjadi masalah. Pasalnya, seluruh BUMN pupuk yang akan dihimpun dalam satu wadah itu seluruhnya kepemilikannya merupakan milik negara. Sehingga jika seluruh sahamnya ditarik ke dalam holding tersebut tidak akan terkena pajak, karena pemerintah bukan merupakan objek pajak. Ia mengaku, saat ini Kementerian BUMN masih melakukan kordinasi bersama Menteri Keuangan terkait dengan masalah pajak holding tersebut. "Solusi masalah pajak kita jalan terus, jadi harusnya Inpres nomor 5 itu kita harus selesaikan ya. Ada beberapa hal harus konsultasi dengan Menteri Keuangan," ungkapnya.

Selain Holding Pupuk, Kementerian BUMN juga berencana membentuk holding BUMN jasa pelabuhan, holding perkebunan, holding semen bernama PT Semen Indonesia, holding pertambangan dengan nama PT Indonesia Resources Company serta holding perbankan. Sementara itu, untuk Holding BUMN sektor industri farmasi dan infrastruktur (karya) akan dilakukan dengan cara akuisisi maupun merger.(ang/lih) Angga Aliya ZRF – detikFinance