Jepang Tak Keberatan Ekspor Gas Dari RI Diundur Untuk PIM

(Detik Finance, 10 September 2007) - Jepang bersedia memundurkan waktu pengiriman gas dari Indonesia karena gas tersebut akan digunakan untuk memasok pabrik Pupuk Iskandar Muda. Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro menyatakannya usai rapat di gedung Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Jum’at (10/8/2007).

“Ternyata mereka (Jepang) bersedia diundurkan, “ katanya. Purnomo menjelaskan, awalnya pemerintah menyediakan tiga opsi untuk memenuhi kebutuhan gas PIM. Pertama, memundurkan waktu pengiriman LNG ke Jepang yang sudah dikontrak. Kedua, melakukan swap (pengalihan) pasokan dari pabrik Pupuk Kalimantan Timur (PKT). Ketiga, jika kedua hal itu tidak bisa dilakukan, maka pilihan terakhir adalah membelinya dari luar negeri. PIM sejak beberapa tahun mengalami kekurangan pasokan gas setelah kontrak sebelumnya dengan Exxon habis.