Pemerintah Cari Solusi Jangka Panjang Bagi PIM

TEMPO Interaktif, Jakarta, 14-07-05 : Menteri Negara BUMN Sugiharto mengatakan pemerintah tetap mengupayakan solusi jangka panjang dan menengah bagi PT Pupuk Iskandar Muda (PIM). “Secara politik, pemerintah akan all out mempertahankan PIM I dan II," kata Sugiharto kepada wartawan di kediamannya, Kamis (14/7).

Salah satu langkah pemerintah, ujar dia, adalah melobi negara-negara Timur Tengah untuk menjual gasnya kepada Indonesia. Menurutnya, PIM tidak bisa lagi mendapat mendapat pasokan gas hanya satu atau dua kargo, tapi perlu memperoleh kepastian pasokan gas yang berkelanjutan. Untuk itu, kata Sugiharto, dirinya akan segera berangkat menuju Oman dan Qatar untuk mencari pasokan gas bagi PIM hingga 2008, ketika lapangan Blok A beroperasi. "Kami sedang menunda, kebetulan teman-teman dari Qatar dan Oman pada bulan Juli dan Agustus sedang libur panjang," ujar dia. Sugiharto menjelaskan, PIM saat ini sudah mendapat pasokan gas dari ExxonMobil. Ia menuturkan, Exxon bersedia mengalirkan lagi gas ke PIM setelah mendapat jaminan dari Menko Perekonomian, Meneg BUMN, Menteri Keuangan, dan Menteri ESDM bahwa gas itu akan dikembalikan ke Exxon dalam waktu dua bulan. Dia menambahkan, bahwa ada dana dari Menkeu yang bisa dipakai untuk menalangi pembelian gas. PIM saat ini hanya memiliki dana US$ 7 juta, sedangkan untuk beli kargo paling tidak dibutuhkan dana US$ 23 juta. "Hanya saja harga gas bersifat dinamik, paling tidak dua bulan ini PIM aman," kata dia. tito sianipar