PIM Tidak Mampu Beli Gas dengan Harga Pasar

JAKARTA -- MIOL, 19/04/05: PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) tidak mampu membeli harga gas sesuai harga pasar, karena skala ekonomisnya tidak tercapai, meskipun seandainya BUMN pupuk tersebut mendapat izin ekspor 100 persen.

Menurut Menteri Perindustrian Andung A Nitimihardja di Jakarta, Senin, meskipun PIM diberi izin ekspor 100 persen, namun dengan harga pupuk internasional seperti sekarang pun belum tentu mampu membeli gas dengan harga pasar. "Dengan harga gas 4,8 dolar AS saja dan harga pupuk (ekspor) 250 dolar AS per ton, sekalipun baru break event (impas), apalagi bila ikuti harga (gas) pasar," katanya. Oleh karena itu, pemerintah akan mengkaji lagi kemungkinan lain untuk membantu PIM tetap beroperasi. "Pemerintah berupaya agar PIM tetap dipertahankan," katanya. Dikatakannya, kalaupun PIM harus beroperasi harus dua pabriknya yang beroperasi, jangan hanya satu seperti sekarang yaitu PIM1 saja, karena pasokan gas yang diperoleh hanya tiga kargo. "Kebutuhannya 'kan 12 kargo," katanya.(Ant/O-5)