Pemerintah Tawarkan 10 Blok Migas Baru

Jakarta, Kompas, 28-06-2004 - Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM) menawarkan 10 blok(wilayah kerja) minyak dan gas (migas) 2004 kepada investor dengan batas akhir dokumen penawaran pada 30 September 2004. Blok yang akan dijual itu, menurut Dirjen Migas Iin Arifin T di Jakarta, Senin (28/6), meliputi blok Lheukseumawe, Aceh, Ujung Kulon, Banten, Northeast Madura III, IV, V, Jatim, Rote I dan II NTT, Babar, Selaru Maluku Tenggara, Manokwari, Papua.

Iin menegaskan, kondisi fiskal dan pembagian keuntungan dari 10 blok tersebut berbeda-beda, tetapi semangatnya memberikan insentif kepada para investor. Dia mencontohkan untuk Blok Lheukseumawe seluas 5.908,24 km2 hak pemerintah setelah pajak sebesar 75 persen untuk minyak dan 60 persen untuk gas, sedang hak investor setelah pajak 25 persen untuk minyak dan 40 persen untuk gas. "Kondisi ini berbeda dari split bagi hasil biasanya yakni sebesar 85:15 untuk minyak dan 70:30 untuk gas," katanya. Selain itu, pemerintah dalam penawaran kali ini memberikan insentif terhadap pengeluaran modal untuk pengembangan yakni sebesar 110 persen. Karena itu, pengeluaran tiap satu dolar AS dari kontraktor diganti pemerintah sebesar 2,1 dolar AS. "Ini di luar split bagi hasil," katanya. Iin juga menyebutkan dari 10 blok itu setidaknya sudah tiga blok yang telah diminati oleh calon investor dan sebanyak delapan perusahaan telah membeli data paket maupun data hasil survei spekulatif di wilayah kerja yang ditawarkan. (Ant/edj)