Di Balik Pembelian AAF Rp 624 miliar oleh PIM, Ternyata Ada Usaha Keras Tim 36, Begini Ceritanya

SERAMBI INDONESIA : 14 AGUSTUS 2019

Pabrik Asean Aceh Fertilizer (AAF) sudah resmi menjadi milik PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) pada 31 Desember 2018 setelah mengeluarkan dana Rp 624 miliar.

Untuk diketahui pabrik AAF yang dimiliki oleh sejumlah negara ASEAN yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand dan Singapura pailit pada September 2005 lalu, menyusul tidak adanya pasokan gas yang mengganggu keberlangsungan operasional AAF.

Setelah melalu proses panjang, akhirnya AAF menjadi milik PT PIM saat ini.

Ternyata dibalik pembelian pabrik dalam areal 230 hektare yang terdiri atas areal pabrik dan pelabuhan serta perumahan, ada usaha keras 36 tokoh masyarakat pada tahun 2010.

Tokoh masyarakat Aceh Utara peduli terhadap industri di Aceh Utara pada 2010 menjumpai menteri dan DPR RI dengan dana pribadi.

Tokoh masyarakat saat itu memberi nama tim-36.

Sejumlah tokoh yang ikut ke Jakarta saat itu berdoa dan bernazar agar AFF tidak dijual kepada asing atau swasta.

Mereka berziarah ke Makam Pahlawan Nasional Aceh, Cut Nyak Dhien di Sumedang, Jawa Barat.

Lalu pada 23-27 Juli rombongan tim 36 tersebut berziarah ke makam pahlawan nasional Aceh tersebut untuk menunaikan nazarnya.

Hal itu terungkap dalam pertemuan dengan Direktur Utama PT PIM Husni Achmad Zaki didampingi Direktur SDM dan Umum Usni Syafrizal dan Sekretaris Perusahan Yuanda Wattimena serta Manajer Humas Nasrun, Selasa (13/8/2019).

Dari tim tersebut hadir Koordinator H Abubakar Abbas dan Koordinator Lapangan Badruddin.

Pertemuan tersebut untuk silaturahmi dan menyampaikan rencana dan hasil ziarah tim tersebut kepada direksi PIM.

“Dalam kesempatan itu para anggota tim mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada PIM,” ujar manager Humas PIM Nasrun kepada Serambinews.com.

Pertemuan berlangsung di Krueng Geukueh.

Rombongan tim tersebut berziarah ke makam pahlawan nasional seraya memanjatkan doa agar kedamaian dan kejayaan Aceh terus terjaga serta industri yang ada di Aceh dapat tumbuh kembali.

Tim tersebut selain menziarahi makam pahlawan nasional, juga bersilaturrahmi ke kediaman tokoh Aceh Jenderal (Purn) Iskandar Ali, bersama anggota DPR RI Muslim SH MM.

Mereka berharap agar anggota DPR RI asal Aceh di Jakarta memperjuangkan agar ketersedian gas untuk pabrik PIM dan pabrik pupuk NPK yang sedang dibangun dapat terjaga nantinya.(*)

https://aceh.tribunnews.com/2019/08/14/di-balik-pembelian-aaf-rp-624-miliar-oleh-pim-ternyata-ada-usaha-keras-tim-36-begini-ceritanya?page=2