PIM Beli Pabrik Pupuk AAF

ACEH24 : 13 FEBRUARI 2019

PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) akhirnya membeli lokasi pabrik pupuk PT Asean Aceh Fertelizer (AAF). Pembelian areal tentu untuk membuat pabrik baru.

Penegasan itu disampaikan Direktur SDM dan Umum, Usni Syafrizal, Rabu (13/2/2019)  menjawab wartawan disela-sela edukasi peran Jurnalis dalam Transformasi Bisnis Industri Pupuk di ruang pertemuan Melati perusahaan berlogo Gajah Putih, Rabu (13/2/2019).

Hanya saja, Dir SDM Usni belum dapat memastikan pabrik apa yang bakal dibuka nantinya di lokasi pabrik AAF itu. Turut didampingi Kabag Humas PIM, Zulfan Effendi, sebanyak 30 wartawan dari berbagai organisasi wartawan yang ada di Lhokseumawe dan Aceh Utara.

Sebelumnya dalam sambutan pembukaan edukasi, Usni menyinggung PIM bakal membuka pabrik pupuk jenis majemuk yaitu NPK. Sedangkan lokasi pabrik penghasil NPK ini tetap memanafaatkan areal perusahaan PIM sekarang.

Dengan dibuka pabrik pupuk jenis NPK paling tidak mampu merekrut tenaga kerja mencapai 200 an orang.

Lalu kenapa pupuk NPK dikembangkan, Usni menyebutkan kedepan, pemupukan lahan petani kian trend jenis sifat majemuk.

“Saat ini PIM hanya memproduksi pupuk urea. Kedepan kita juga memproduksi pupuk jenis NPK,” kata Dir SDM dan Umum PIM, Usni Syafrizal.

Menyinggung kelangkaan pupuk petani terutama di Aceh Utara dan Lhokseumawe, Usni mengaku pupuk urea PIM tidak langka. Bahkan, diakui pupuk urea berlebihan. Namun, semua karena keterbatasan alokasi pupuk subsidi.

“Ada empat saudara kita lagi yang akan membantu pengadaan pupuk urea yaitu Pupuk Kijang, Pusri, Pupuk Kaltim dan Petro. Jadi, tidak langka pupuk.  Prinsipnya sangat mencukupi. Ya, itu tadi karena keterbatasan alokasi pupuk,” papar Usni sembari menyebutkan PIM memproduksi urea subsidi dan non subsidi.

Soal wilayah pemasaran pupuk subsidi yaitu Aceh, Sumut, Sumbar, Riau dan Jambi.

 

https://aceh24.com/pim-beli-pabrik-pupuk-aaf/