Soal Pupuk Urea Bersubsidi Langka, Wabup Aceh Tenggara: Urea Bersubsidi Dinikmati Orang Kaya

SERAMBI INDONESIA : 22 OKTOBER 2018


KUTACANE - Wakil Bupati Aceh Tenggara, Bukhari mengatakan, kelangkaan pupuk urea bersubsidi di Agara karena banyaknya dinikmati orang-orang kaya sehingga tidak tepat sasaran.

"Urea bersubsidi dinikmati orang kaya makanya langka," ujar Wabup Agara, Bukhari Kepada Serambinews.com, Senin (22/10/2018).

Menurut Wabup, sebelumnya telah kumpulkan pihak distributor pupuk urea di Agara.

Seharusnya, mereka siapkan data-data lahan pertanian dari petani dan dibagikan oleh KP3 Agara.

Sebelum pupuk urea dipasok PIM ke Agara, KP3 Agara harus keliling ke kios-kios pengencer apakah benar-benar pupuk urea tersebut telah disalurkan dan tepat sasaran kepada petani miskin.

Selama ini, menurut Wabup Agara, begitu pupuk urea dipasok, orang-orang kaya yang kebanyakan menikmati pupuk urea sehingga tidak tepat sasaran.

Apalagi, musim penghujan ditanam jagung dipegunungan sehingga pasokan urea bersubsidi ini bergeser.  Ini yang tidak sampai di analisa oleh pihak Distan Agara.

"Kita akan panggil distributor pupuk urea, Disperindag, KP3 dan Distan Agara, Selasa (23/10/2018)," ujar Bukhari Wabup Agara.(*)

 

http://aceh.tribunnews.com/2018/10/22/soal-pupuk-urea-bersubsidi-langka-wabup-aceh-tenggara-urea-bersubsidi-dinikmati-orang-kaya