Wagub: Penegak Hukum Harus Awasi Distribusi Pupuk

SERAMBI INDONESIA : 12 JANUARI 2018

BANDA ACEH - Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Ir Nova Iriansyah meminta penegak hukum di daerah ini mengawasi distribusi pupuk subsidi kepada petani se-Aceh. Pasalnya, ia menilai kelangkaan pupuk subsidi jenis urea, NPK, KCL di kios-kios penyalur resminya di kecamatan selama ini, bukan hanya karena barangnya belum tersedia, tetapi sistem distribusinya dari pabrik ke penyalur dan kios pengecer juga belum berjalan sesuai aturan.

“Awasi secara ketat, seperti pengawasan elpiji 3 Kg subsidi yang barangnya sering langka di pangkalan dan kios-kios penyalur resmi,” kata Nova kepada Serambi seusai Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kantor Dinas Pengairan Aceh, Kamis (11/1).

Nova menilai permainan dalam penyaluran pupuk subsidi oleh oknum tertentu sama seperti dalam penyaluran gas 3 Kg. Tujuannya untuk kemudian dijual jauh lebih mahal dengan harga nonsubsidi. Misalnya, pupuk urea harga subsidi Rp 90 ribu-Rp 95 ribu/zak 50 Kg. Sedangkan harga nonsubsidi menjadi Rp 150.000-Rp 160.000/zak.

“Untuk menangani kelangkaan pupuk subsidi, kita perlu membenahi kembali sistem distribusinya, mulai dari produsen sampai kepada penyalur dan kios-kios pengecer resmi di kecamatan. Distributor dan kios pengecer yang tidak komit dengan aturan main, kita berhentikan, ganti dengan penyalur yang lebih baik,” tegas Wagub.

Nova mengatakan masalah kelangkaan pupuk dan elpiji 3 Kg itu sudah dibahas dalam rapat pimpinan bulan lalu. Kelangkaan pupuk telah diperhitungkan akan terjadi pada Januari 2018. Pasalnya, tanaman padi yang telah ditanam petani, menurut laporan pihak Distanbun Aceh sudah cukup banyak. Sedangkan penyaluran pupuk subsidi hingga kini belum dilakukan PT PIM dan PT Petro Kimia Gresik.

Menurut data Distanbun Aceh, dari 23 kabupaten/kota di Aceh, 20 daerah sudah menanam padi musim rendeng 2018 mencapai 52.000 hektare dan kebutuhan pupuk sekitar 22.000 ton. Sedangkan laporan pihak Distan, sisa pupuk subsidi tahun lalu sekitar 1.400 ton lagi, di antaranya kira-kira 1.001 ton di gudang pupuk Jalan Blangbintang, Aceh Besar. Karena itu, Wagub meminta PT PIM segera menyalurkan sisa pupuk urea subsidi 2017, sambil menunggu pasokan pupuk subsidi yang baru.

 

http://aceh.tribunnews.com/2018/01/12/wagub-penegak-hukum-harus-awasi-distribusi-pupuk