Shutdown Selama 3 Bulan, PIM Kembali Hidupkan Pabrik

ACEH SATU : 20 JANUARI 2018

Setelah adanya keputusan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Kamis (17/1/2018 untuk mengoptimalkan kembali supply gas  ke PT PIM yang terhenti sejak November 2017 .

PT PIM mulai Sabtu (20/1/2018) melakukan start up pabrik. Kebutuhan gas yang diperlukan oleh PT PIM didapatkan dari pola SWAP gas PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Kepastian jadwal supply gas akan normal kembali pada  pekan ke 3 Januari 2018.

Informasi itu disampaikan manajemen PT PIM melalui siaran pers yang dikirimkan Faisal Wardana, Humas PT PIM kepada ACEHSATU.COM, Sabtu (20/1/2018).

Disebutkan, Kondisi pabrik saat ini dalam keadaan normal beroperasi walaupun telah shutdown selama hampir 3 bulan.

Hal ini dikarenakan selama shutdown pabrik aktivitas karyawan tetap berjalan normal seperti pengecekan pemeliharaan peralatan pabrik serta preservasi tetap dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“PT PIM menyatakan apresiasi kepada seluruh Stakeholders yang telah banyak membantu sehingga dapat melakukan proses start-up pabrik hari ini,” kata Faisal.

Dikatakan, komitmen PIM akan terus berperan aktif terhadap ketahanan pangan nasional dan bertanggungjawab penuh terhadap pasokan urea bersubsidi di wilayah penyaluran provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepri dan Jambi.

Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan para petani dan memberikan kontribusi besar bagi masyarakat Aceh pada khususnya.

“Kami mengharapkan doa dan dukunganya selama proses proses aktivasi operasi pabik agar berjalan lancar sesuai rencana,” pungkas Faisal Wardana. (*)

 

https://acehsatu.com/shutdown-selama-3-bulan-pim-kembali-hidupkan-pabrik/