Pupuk Subsidi Hilang di Pasaran

SERAMBI INDONESIA : 20 JANUARI 2018

NAGAN RAYA - Para petani di Kabupaten Nagan Raya sejak dua pekan terakhir kesulitan mendapat pupuk subsidi pemerintah dari agen pengecer di sejumlah kecamatan. Laporan yang diterima Serambi menyebutkan pupuk subsidi yang hilang di kios pengecer antara lain pupuk Urea, NPK, serta Phonska.

“Kami kesulitan dengan tak adanya ketersediaan pupuk di pasaran sehingga tak bisa menambah unsur hara tanaman padi,” kata Zulkifli, petani Desa Blang Ara, Kecamatan Seunagan Timur, Nagan Raya kepada Serambi, Jumat (19/1). Ia menjelaskan bersama sejumlah petani lain pihaknya telah mencari keberadaan pupuk subsidi di sejumlah penjual di kabupaten tersebut.

Akan tetapi, hingga kemarin masih tetap saja sulit mendapatkannya. Kalau pun ada, kata Zulkifli, petani harus membeli pupuk tersebut dengan jumlah terbatas di Meulaboh, Aceh Barat. Kondisi ini membuat para petani kelabakan dan khawatir terhadap pertumbuhan tanaman padi mereka. Zulkifli berharap Pemkab Nagan Raya turun tangan mengatasi kelangkaan pupuk di Nagan Raya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nagan Raya Banta Saidi yang dikonfirmasi Serambi kemarin mengatakan sejak awal Januari 2018, ketersediaan pupuk subsidi pemeritah jenis NPK, Urea serta Phonska sudah mulai kosong pada sejumlah kios pengecer. “Penyebab kelangkaan pupuk subsidi ini karena kuota tahun 2017 telah berakhir, kini sedang kita usul untuk jatah 2018,” jelasnya.

Ia menjelaskan, kebutuhan pupuk subsidi di kalangan petani di Nagan Raya memang sangat mendesak, karena petani saat ini sedang meningkatkan produksi panen padi. Sebagai solusi, pihaknya sudah menyurati distributor pupuk untuk segera melakukan pengadaan pupuk subsidi. Sehingga diharapkan kelangkaan pupuk tersebut secepatnya bisa teratasi.

 

http://aceh.tribunnews.com/2018/01/20/pupuk-subsidi-hilang-di-pasaran