Pupuk Kembali Langka, Kini di Kuta Makmur Aceh Utara

GO ACEH : 24 JANUARI 2018

Musim tanam padi perdana tahun 2018, membuat petani di kawasan Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara mengeluh. Pasalnya, sejak tiga bulan terakhir pupuk bersubsidi jenis Urea di kawasan tersebut langka.

Salah seorang petani di Gampong Krueng Seunong, Supriani kepada GoAceh, Rabu (24/1/2018) mengatakan, pupuk bersubsidi sangat langka dan petani sulit memperolehnya. Sementara 15 hari terakhir, pasokan pupuk sendiri kosong total di kawasan Kuta Makmur.

“Jangankan pupuk bersubsidi, yang nonsubsidi saja tidak ada pasokan di kios pupuk. Jika pun ada, harganya meningkat dari biasa,” katanya.

Supriani menambahkan, Ia berharap kepada pemerintah melalui dinas terkait segera menyelesaikan permasalahan kelangkaan pupuk. Meskipun mahal, petani akan tetap membelinya, karena usia padi 15 hari setelah tanam harus segera ditaburkan pupuk.

Salah seorang pedagang pupuk di Keude Krueng, Banta mengatakan, dirinya memperoleh pupuk dari PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), sebanyak 10 ton per bulan. Kemudian, pupuk tersebut harus dijual untuk petani di delapan gampong.

“Dengan jumlah tersebut, pupuk tidak mencukupi dan merata di delapan gampong ini, makanya, begitu pupuk masuk, langsung habis. Itu pun sudah saya bagi, masing-masing gampong satu ton, sementara lebihnya dibeli secara eceran oleh petani,” ungkapnya.

 

https://www.goaceh.co/berita/baca/2018/01/24/pupuk-kembali-langka-kini-di-kuta-makmur-aceh-utara#sthash.s1PWWIo0.sgK7cTG0.dpbs