Terkait Kek Arun, Komite II DPD RI Gelar Rapat Dengan Wantimpres

RUBERNEWS : 17 JANUARI 2018

Komite II Dewan Perwakilan Daerah RI menggelar rapat dengan Dewan Pertimbangan Presiden RI, Prof Dr Sri Adiningsih, PhD di Jakarta. Rapat yang dihadiri Ketua Komite II, Parlindungan Purba dan senator asal Aceh H. Sudirman itu, membahas nasib kelanjutan Kawasan Ekonomi Khusus Arun.

H. Sudirman atau akrab disapa Haji Uma melalui siaran pers menyebut pertemuan itu terkait penerapan KEK Arun yang masih terkendala beberapa regulasi. Regulasi dimaksud berupa pengembangan dan penguasaan aset KEK Arun oleh Lembaga Management Aset Negara (LMAN).

“Bagaimana KEK Arun bisa berkembang, yang merupakan Ketua Dewan KEK adalah pemerintah daerah, sementara ekornya masih dipegang pusat” tulis Haji Uma, Rabu (17/1/2018).

Haji Uma menjelaskan, PP Nomor 5 tahun 2017 jelas mengatur manajemen pengelolaan KEK itu dikelola sepenuhnya oleh daerah. Namun di sisi lain, pihak kementerian tidak melakukan pemeliharaan Aset.

“Bahkan saya mendapat laporan dari masyarakat, ada besi tua di Arun yg sudah dijual oleh OTK” ungkap Haji Uma menanggapi banyak foto yang beredar di media sosial Facebook. Ia berharap kementerian terkait turun dan mengawasi fenomena yang sangat meresahkan tersebut.

Selain itu, Haji Uma juga meminta Wantimpres untuk menyampaikan perihal tersendatnya pasokan gas ke PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM) ke kementerian terkait.

“Saya kira ini hal yg sangat urgen. Hampir 2 bulan PIM tidak beroperasi. Ini harus betul menjadi perhatian pusat. Kita penyuplai gas untuk Sumatera namun kita sendiri kekurangan pasokan gas” ujar Haji Uma ironi.

“Bukankah dengan kehadiran PERTAGAS di Aceh Utara dan Lhokseumawe untuk menumbuhkan sektor industri juga. Aceh sudah cukup menjadi penonton di masa lalu. Tolong ini disampaikan ke kementrian terkait” kata Haji Uma kepada Wantimpres seperti dikutip dari rilis yang diterima redaksi.

 

http://rubernews.com/2018/01/17/terkait-kek-arun-komite-ii-dpd-ri-gelar-rapat-dengan-wantimpres/