Arsip Berita

Ini Penjelasan PT PIM Terkait Kelangkaan Pupuk di Aceh Utara

Go Aceh : 10 Agustus 2017

PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) mengklarifikasi kabar kelangkaan pupuk bersubsidi di wilayah barat Kabupaten Aceh Utara. Jumlah pupuk urea bersubsidi di perusahaan vital itu per 7 Agustus 2017 mencapai 28.441 ton.

"Stok urea subsidi di gudang Lini I PT PIM sampai dengan tanggal 7 Agustus 2017 adalah sebanyak 28.441 ton. Realisasi alokasi penyaluran pupuk urea bersubsidi untuk wilayah Aceh Utara pada bulan Juli adalah sebesar 681 ton dari rencana penyaluran sesuai SK Dinas No. 521/063/2017 sampai dengan bulan Juli 2017 adalah sebesar 6.165 ton atau 77,06 persen," kata Manajer Humas PT PIM, Zulfan Effendi kepada GoAceh, Kamis (10/8/2017).

Read more...

Pupuk Subsidi Langka, Petani di Aceh Utara Buru Pupuk Urea Kaltim

Go Aceh : 10 Agustus 2017

Pupuk urea bersubsidi PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) mulai langka di wilayah barat Kabupaten Aceh Utara. Misalnya di Kecamatan Muara Batu, Dewantara, Sawang, Nisam dan Nisam Antara.
Seperti yang disampaikan salah seorang petani di Muara Batu, Mohd Nur, kelangkaan pupuk bersubsidi itu kerap kali terjadi, bahkan hampir setiap tahunnya.

"Hampir setiap tahun langka. Saya terkadang terpaksa harus cari pupuk urea bersubsidi ke daerah lain. Kalau ada uang Rp3 juta, saya akan beli yang banyak untuk persiapan di saat-saat butuh seperti musim tanam seperti ini," kata Mohd Nur kepada GoAceh, Kamis (10/8/2017).

Read more...

Wilayah Barat Aceh Utara Langka Pupuk Urea

Go Aceh : 07 Agustus 2017

Memasuki musim tanam rendeng 2017 kembali terjadi kelangkaan pupuk subsidi jenis urea. Kelangkaan ini telah terjadi sejak awal Juli lalu di beberapa kecamatan di wilayah barat Aceh Utara.

Salah seorang petani di Meunasah Pulo Kecamatan Sawang, Mudin (33) kemarin mengatakan sangat susah mendapatkan pupuk dalam beberapa pekan ini, sementara saat ini sedang puncaknya musim tanam. Dia meminta dinas terkait dan penyalur baik kios maupun distributor agar memenuhi permintaan petani.

Read more...

Urea Kosong di Enam Kecamatan

Serambi Indonesia : 08 Agustus 2017

* Dalam Dua Bulan Terakhir

Petani di enam kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Utara, meliputi Kecamatan Dewantara, Sawang, Banda Baro, Nisam, Muara Batu, dan Nisam Antara, sudah dua bulan terakhir mengeluhkan kesulitan mendapatkan pupuk urea bersubsidi di pedagang pengecer yang berada di kecamatannya masing-masing. Padahal, petani sangat membutuhkan pupuk untuk proses persemaian benih padi sampai masa tanam.

“Saya sudah dua bulan lebih menunggu di pedagang pengecer di kecamatan kami. Tapi, dari Juli sampai Agustus ini, kami belum bisa mendapatkan pupuk. Padahal, kami sangat membutuhkan pupuk urea, karena sebagian besar warga di kawasan kami sudah mulai menanam padi,” kata M Yusuf, warga Desa Jamuan, Kecamatan Banda Baro kepada Serambi, kemarin.

Read more...

Kini Giliran Pupuk Organik Subsidi Langka, PIM Diminta Segera Distribusikan

SuaraTani.com : 19 Juli 2017

Medan| Setelah kelangkaan pupuk subsidi jenis SP-36 dan NPK Phonska, saat ini pupuk organik subsidi yang mengalami kekosongan.

Kekosongan bahan pembenah tanah itu diakui sejumlah distributor dan kios pupuk bersubsidi di sejumlah daerah di Sumut. Seperti yang diungkapkan Tonggo Aritonang, pimpinan CV Sumber Inti Utama, distributor pupuk subsidi PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), kekosongan pupuk organik itu mulai terjadi sejak awal Juli 2017.

“Sekarang ini, kesadaran petani menggunakan pupuk organik mulai meningkat. Petani sudah mengerti manfaat pupuk organik bagi tanah dan tanaman setelah kami melakukan sosialisasi. Karena itulah, permintaan petani ke kios-kios pupuk subsidi sudah banyak. Tetapi pupuk organiknya yang tidak ada,” kata Tonggo kepada wartawan, di Medan, Rabu (19/7/2017).

Read more...