Medco Siap Kelola Ladang Gas Aceh Timur

Langsa (Analisa, Senin, 2 April 2007) - PT Medco E & P Tbk Indonesia menyatakan kesiapannya untuk mengelola sumber gas alam Blok A di wilayah Kabupaten Aceh Timur setelah sebelumnya dipercayakan kepada pihak PT ConocoPhilips, dimana saham perusahaan itu sudah jatuh ke PT Medco E & P.

Budi Basuki selaku Direktur PT Medco dalam pertemuan dengan Wakil Bupati Aceh Timur, Tgk. Nasruddin Abubakar, SPd dan unsur Muspida, Rabu (28/3) siang di pendopo menyatakan keinginannya untuk segera melakukan pengerjaan kembali ladang bumi blok A tersebut yang terdapat di tiga kecamatan, masing-masing Julok, Nurussalam dan Darul Aman. Untuk melakukan pengerjaan kembali sumur-sumur tua yang kondisinya sangat memprihatinkan itu, Basuki berharap agar Pemkab Aceh Timur mempermudah persoalan izin beroperasinya PT Medco di daerah ini yang dikenal sangat kaya akan potensi alam dan migas.

Dikatakan, bila ladang gas Blok A ini dapat beroperasi, tentunya akan sangat membantu perusahaan-perusahaan besar di NAD untuk hidup atau beroperasi kembali, seperti PT PIM-1 dan 2, AAF dan juga kebutuhan akan pasokan bagi Perusahaan Listrik Negara (PLN). "Bila Blok A ini beroperasi, juga akan berdampak pada peningkatan penyerapan tenaga kerja terutama warga lokal Aceh Timur," sebutnya.

Sementara Wabup Aceh Timur Nasruddin mengatakan, pihaknya akan memfasilitasi keinginan ini, apalagi PT Medco sendiri beroperasi hingga tahun 2011. Yang jadi momok saat ini, hanyalah peraturan pemerintah (PP) tentang migas yang belum jelas, terutama pembagian hasil antara pemerintah daerah dan pusat. "Kita tidak ingin hasil gas bumi ini hanya akan menguntungkan pemerintah pusat, sementara daerah sebagai penghasil utama hanya menjadi penonton di negerinya sendiri" sebut Nasruddin. (ed).